Keteladanan Sikap dan Tutur Sapa Sosok Ayah dalam Rangka Mewujudkan Gerakan Ayah Teladan Indonesia

Harianmerdekapost. com, Pasuruan – Dalam rangka menyikapi ragam kenakalan remaja pada era jaman globalisasi yang semakin meningkat dan menonjol yang sudah masuk katagori siaga 1.

Berkait dengan perihal tersebut Pemdes Kepulungan pada hari kamis tanggal (04-06-2026) gelar sosialisasi Gerakan Ayah Teladan Indonesia ( GATI) untuk yang kesekian kalinya.

Giat tersebut dilaksanakan di pendopo kantor desa Kepulungan kecamatan Gempol kabupaten Pasuruan dan dimulai jam 19.30 wib -selesai.

Dihadiri Kepala desa Kepulungan Bapak Didik Hartono SH, MH beserta perangkat, Bhabinkamtibmas dan Babinsa, ketua RT/ RW se desa Kepulungan.

Dalam sambutan singkat yang disampaikan oleh kepala desa Kepulungan Bapak Didik Hartono SH, MH beliau menyampaikan bahwa bila mengacu dari narasi pakar pendidikan J . Pieter Soenkon berkebangsaan Amerika beliau menyampaikan bahwa pendidikan ada tiga yakni Education At home ( pendidikan di rumah), Education At School ( pendidikan di sekolah) dan Education At Soecity( pendidikan di masyarakat) perihal ini sangat berkait erat dengan peran sosok Ayah dalam mengikuti perkembangan anak, sisi pembinaan, pengawasan dan pendampingan. Tuturnya!!

Pemdes Kepulungan menggencarkan program sosialisasi Gerakan Ayah Teladan Indonesia ( GATI) dasar dan tujuan utamanya adalah supaya Sosok Ayah mampu menjadi garda terdepan atau sebagai jangkar supaya para putra putrinya terhindar dari pengaruh medsos yang cenderung kemudaratan bila tidak ada waskat dari orang tua terutama peran dominan Ayah.
Untuk mewujudkan menjadikan sosok anak yang saleh dan berakhlaqul karima dibutuhkan Keteladanan ucap dan sikap orang tua terutama sosok Ayah.
Jelasnya !!

Poin pentingnya para orang tua tidak dapat pasrah sepenuhnya kepada para dewan guru tapi kewajiban peran orang tua untuk mendidik para putra putrinya di rumah terutama peran utama sosok ayah termasuk melakukan pengawasan dengan siapa para putra putrinya bergaul dilingkungan masyarakat, juga pendampingan dalam hidup keseharian bila masih berharap mempunyai anak yang saleh dan berakhlaqul karima dimana semuanya harus menteladani ucap dan sikap Muhammad SAW sebagaimana diterangkan dalam QS Al AHZAB ayat (21) , QS Ali Imran ayat (159) dan Al Qalam ayat (04). Tambahnya !!( Budhi H).

READ  Ali Baham Temongmere Gelar Buka Puasa Pertama dengan Menyantuni Anak Yatim

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *