Dua Anggota DPRD Kabupaten Pasuruan Bapak H.Najib Setiawan, S.H. dan Ibu Ni’ Sugiarti, S.T. Hadiri Musrenbangdes Desa Winong

Harianmerdekapost.com, Pasuruan – Pada hari selasa tanggal (04-08-2026) giliran Pemdes Winong kecamatan Gempol kabupaten Pasuruan Gelar Musrenbangdes Tentang Penyusunan RKPDes Tahun 2027 dan RKPD Tahun 2028.

Giat tersebut diselenggarakan di Pendopo kantor desa Winong dan dimulai jam 09.27 wib -selesai.

Sedang para pihak yang hadir antara lain Bapak H.Najib Setiawan SH dari fraksi partai PKS, Ibu Ni’ Sugiarti ST dari fraksi partai Golkar, Camat Gempol diwakili sekcam, Kasi KSPM yang akrab disapa Ibu Cica Maharani beserta staf, Kordinator Pendamping desa kecamatan Gempol Bapak Eko Subekti,S.Pd dan pendamping lokal desa, Kepala desa Winong Bapak Amiril Mukminin beserta perangkat, Ketua BPD beserta anggota, Ketua TP PKK desa Winong beserta kader, Ketua LPM, Bumdes dan KDMP , Perwakilan lembaga pendidikan dan kesehatan, Ketua Poktan desa Winong, Linmas, KPM desa Winong, tokoh masyarakat dan Agama.

Dalam sambutan singkat yang disampaikan oleh kepala desa Winong Bapak Amiril Mukminin, beliau menyampaikan bahwa Musrenbangdes adalah salah satu kewajiban yang harus dilaksanakan oleh setiap pemerintah desa termasuk semua desa yang ada di wilayah kabupaten Pasuruan sesuai dengan regulasi yang telah digariskan dan landasan pacunya Permendagri nomor 114 tahun 2014 pasal 46. Tuturnya !!.

Dalam pelaksanaan Musrenbangdes tentang penyusunan RKPDes Tahun 2027 dan RKPD Tahun 2028 sudah melalui proses prosedur tahapan sebagaimana yang telah digariskan oleh regulasi yang ada yakni musdus di tiap dusun. CT
Oleh karena itu dengan adanya berkurangnya anggaran atas efesiensi anggaran,kami minta kepada semua peserta yang hadir , dalam menyampaikan ragam usulan hendaknya betul-betul program yang super prioritas yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat desa.
Ungkapnya!!

Sedang sambutan arahan singkat yang disampaikan oleh anggota DPRD komisi 1 DPRD Kabupaten Pasuruan Ibu Ni’ Sugiarti ST, beliau Menyampaikan bahwa kondisi fiskal pemerintah saat ini memang belum sepenuhnya pulih sehingga berdampak pada terbatasnya kemampuan anggaran. Tuturnya!!

READ  Ribuan Orang Buruh Dibawah Komando KSPSI Pasuruan Ngeluruk Kantor Gubernur Jatim Di Grahadi Dan Tugu Pahlawan Surabaya Untuk Memperjuangkan Hak-hak Buruh Yang Harus Dipenuhi

Beliau juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat karena selama hampir dua tahun terakhir belum dapat mengakomodasi seluruh kebutuhan pembangunan secara maksimal, tapi saya yakin masyarakat Winong dengan potensi yang dimiliki tetap bisa bertahan dan berkembang dan poin pentingnya adalah tidak harus mengandalkan bantuan. Jelasnya!!.

Beliau menilai bahwa masyarakat Winong telah membuktikan ketangguhannya ketika menghadapi pandemi Covid – 19, dimana situasi sulit tersebut justru melahirkan pel bagai inovasi, termasuk penerapan sistem pelayanan berbasis digital yang hingga kini masih memberikan manfaat,poin pentingnya semua peristiwa pasti berhikmah , untuk itu saya berharap bahwa berkurangnya anggaran jangan sampai mengurangi semangat membangun desa Winong, Saya yakin Winong merupakan salah satu desa yang memiliki sumber daya yang luar biasa.
Pungkasnya !!

Disisi lain Sekretaris komisi 4 DPRD Kabupaten Pasuruan Bapak Najib Setiawan SH, mengingatkan agar seluruh usulan pembangunan yang dibahas dalam Musrenbangdes benar -benar disusun berdasarkan skala prioritas. Tuturnya!!

Beliau juga menegaskan setiap usulan yang diajukan melalui Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD) harus selaras dengan visi dan misi Bupati Pasuruan agar peluang untuk direalisasikan dalam proses penganggaran menjadi lebih besar.
Silahkan masukkan usulan yang betul-betul prioritas,Insya ‘Allah akan kami kawal bersama teman-teman DPRD termasuk Ibu Ni’ Sugiarti ST. Tegasnya !!

Berdasarkan hasil monitor dan pantauan Tim media harian merdeka post sesuai fakta di lapangan bahwa pelaksanaan Musrenbangdes tentang penyusunan RKPDes Tahun 2027 dan RKPD Tahun 2028 yang bertajuk ” Penguatan Daya Saing Daerah melalui Peningkatan kualitas dan Kapasitas Sumber Daya Daerah” yang diselenggarakan oleh pemerintah desa Winong bisa disebut semarak dan pesertanya sangat semangat, lancar dan sukses. ( Budhi H).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *