Keluhan Masyarakat Mulai Debu Sirtu, Perbaikan Kelas Sampai Permodalan UMKM Saat Ibu Rias Menggelar Reses

Harianmerdekapost.com-Pasuruan- Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Rias Judikari Drastika, menggelar reses masa persidangan III tahun 2025/2026 di Daerah Pemilihan (Dapil) IV.

Kegiatan tersebut dimanfaatkan masyarakat untuk menyampaikan berbagai persoalan yang masih dihadapi di lingkungan mereka, mulai dari polusi udara akibat aktivitas kendaraan tambang hingga kebutuhan peningkatan ekonomi masyarakat.

Dalam forum yang berlangsung penuh dialog itu, warga mengeluhkan debu yang beterbangan di sejumlah ruas jalan yang menjadi jalur kendaraan pengangkut material tambang.

Kondisi tersebut dinilai mengganggu kesehatan, kenyamanan, serta aktivitas sehari-hari masyarakat.

Selain persoalan debu, usulan lain yang mencuat adalah perbaikan infrastruktur jalan kabupaten yang mengalami kerusakan di beberapa titik, pembangunan lampu penerangan jalan, hingga perbaikan sejumlah jembatan yang dinilai sudah tidak layak dan membutuhkan penanganan segera.

Di bidang pendidikan, masyarakat berharap adanya perhatian pemerintah terhadap pembangunan maupun rehabilitasi ruang kelas di sejumlah sekolah agar proses belajar mengajar dapat berlangsung lebih nyaman dan aman.

Tak hanya itu, sektor ekonomi juga menjadi perhatian warga. Mereka mengusulkan agar pemerintah daerah memperluas program pelatihan kewirausahaan dan keterampilan kerja sehingga mampu meningkatkan kemampuan masyarakat dalam menciptakan lapangan usaha maupun memperoleh pekerjaan.

Persoalan permodalan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) juga menjadi salah satu aspirasi yang disampaikan.

Warga berharap akses pembiayaan bagi pelaku usaha kecil semakin mudah sehingga usaha yang dijalankan dapat berkembang dan memberikan dampak terhadap perekonomian keluarga.

Di sisi lain, masyarakat turut mengusulkan penataan pasar agar aktivitas perdagangan menjadi lebih tertib, nyaman, dan mampu meningkatkan daya saing pedagang lokal.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Rias Judikari Drastika menegaskan seluruh masukan masyarakat akan menjadi bahan perjuangan di DPRD Kabupaten Pasuruan.

READ  Tiga Pilar Bersama Kepala Desa Dan Karang Taruna Gelar Aksi Bersih Sungai Winongan

Menurutnya, reses merupakan momentum penting untuk mendengar langsung kebutuhan warga agar kebijakan pembangunan benar-benar menjawab persoalan yang ada di lapangan.

Ia mengatakan, setiap aspirasi akan dikaji sesuai kewenangan dan disampaikan kepada pemerintah daerah agar dapat menjadi prioritas dalam perencanaan pembangunan.

Menurutnya, pembangunan tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga harus menyentuh peningkatan kualitas pendidikan, penguatan ekonomi masyarakat, serta menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman bagi warga.

“Semua aspirasi yang disampaikan masyarakat akan kami kawal. Harapannya, pembangunan di Kabupaten Pasuruan bisa berjalan lebih merata dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Melalui kegiatan reses tersebut, DPRD diharapkan dapat terus menjembatani kebutuhan masyarakat dengan program pembangunan daerah sehingga berbagai persoalan yang dihadapi warga dapat ditangani secara bertahap sesuai skala prioritas… izz

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *