Harianmerdekapost.com. Lumajang, Jawatimur. Pelaksanaan rehabilitasi sedang / berat gedung kantor dan aula pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lumajang dengan anggaran Rp 298. 218. 017, pelaksana CV Kamandanu tahun anggaran 2025 terlihat sudah mengalami kerusakan .
kerusakan terlihat jelas ada sebagian plafon yang ambrol dalam tahap renovasi . Namun , tidak menutup kemungkinan akan rusak lagi.
Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lumajang Patria Dwi Hastiadi membenarkan ada plafon yang ambrol, namun pihaknya sudah meminta Cv pelaksana untuk memperbaikinya karena itu masih dalam masa pemeliharaan.
“Sudah saya minta CV pelaksananya untuk memperbaikinya, karena masih dalam masa pemeliharaan, kalau gak salah pelaksananya CV Kamandanu,” ujar Patria, selasa (28/04/26)
Saat disinggung soal tidak adanya pekerja yang memperbaiki plafon aula yang ambrol, Patria mengungkapkan itu karena ada penangkapan dari pihak Satreskoba Polres Lumajang terhadap pekerja di aula itu.
“Mungkin libur dulu, karena kemarin ada penangkapan dari Satreskoba polres Lumajang terhadap salah satu pekerja swasta dari pelaksana tersebut, tapi tetap kami minta untuk dilakukan perbaikan,” Ungkapnya.
Terpisah, Direktur CV Kamandanu H.Sugianto mengatakan jebolnya plafon aula itu dikarenakan ada yang naik ke plafon jadinya ambrol dan berupaya untuk di perbaiki karena dalam masa pemeliharaan.
“Karena dinaiki ya ambrol wong itu bukan bentangan itu gantungan, ya saya perbaiki kan masih dalam masa pemeliharaan,” Ucapnya singkat.






