Harianmerdekapost.com, Pasuruan – BBPJN wilayah III lingkup kerja Sidoarjo -Pandaan- Purwosari – Malang – Kepanjen via PPK 3.6 pada hari selasa tanggal (31-03-2026) melakukan perbaikan pemeliharaan tambal jalan pada ruas jalan Nasional depan Alfa Mart Bulog Kejapanan Kecamatan Gempol kabupaten Pasuruan yang berulang kali ditambal tapi rusak berlubang lagi akibat genangan air yang diduga adanya kebocoran pipa PDAM dimana hingga saat belum ditemukan titik kebocoran berasal.
Pada saat pelaksanaan perbaikan tambal sulam jalan yang dilaksanakan oleh PPK 3.6 ,Tim media harian merdeka post datang ke TKP dan mendapatkan beberapa temuan sesuai fakta di lapangan antara lain bahwa hasil pelaksanaan perbaikan tambal jalan sudah mendekati standar teknis sebagaimana yang diamanatkan undang-undang LLAJ nomor 22 tahun 2009 ,pasal 11 artinya jauh lebih baik untuk sisi kualitas dibanding dari pelaksanaan perbaikan tambal jalan sebelumnya pada ruas jalan Nasional di titik yang sama , untuk sisi pemadatan dilakukan berulang kali hingga posisi jalan berlubang setelah ditambal terlihat rata tidak bergelombang.

Pada saat pelaksanaan perbaikan tambal jalan Tim media harian merdeka post menemui Pengawas Jalan Bapak Sigit (31-03-2026) untuk meminta tanggapan tentang pelaksanaan perbaikan tambal jalan Nasional yang oleh PPK 3.6 , beliau menyampaikan bahwa perbaikan tambal jalan Nasional pada ruas jalan jalan depan bulog Kejapanan ini sudah berulang kali dilakukan dan sering rusak kembali diduga indikator utamanya adalah adanya genangan air yang disebabkan kebocoran pipa PDAM dimana hingga saat ini belum ditemukan titiknya. Tuturnya!
Ketika awak media bertanya pada tahun anggaran 2026 ada program paket perbaikan preservasi dari Sidoarjo -Pandaan , beliau mengiyakan oleh karena itu sebelum dilaksanakan,kami harus menemukan lebih dulu titik bocor yang diduga dari Pipa PDAM tersebut. Jelasnya!!
Pemeliharaan jalan berupa tambal jalan adalah merupakan perbaikan rutin yang bersifat sementara,hal ini selalu dilakukan demi memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengguna jalan terutama para pengguna jalan roda dua dan demi meminimalisir terjadinya kecelakaan. Tambahnya!!.
(Budhi H).






