Didampingi Dandim, Bupati Sumenep Tinjau Kesiapan Alat Water Well Drilling Yonzipur 5/ABW

Berita, Daerah280 Dilihat

Harianmerdekapost.com – Sumenep, Madura, Jawa Timur – Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo, S.H.,M.H didampingi Komandan Kodim 0827/Sumenep Letkol Czi Donny Pramudya Mahardi, S.E.,M.Si meninjau kesiapan alat Water Well Drilling Yonzipur 5/ABW, Selasa (05/09/2023).

Water Well Drilling Yonzipur 5/ABW tersebut nantinya akan digunakan untuk pengeboran di Desa Batuputih Daya yang sebelumnya sempat gagal.

Pasuruan ads

Bupati menjelaskan, Alat tersebut sengaja didatangkan karena sudah dua kali pihak kodim mengalami kegagalan saat melakukan pengeboran.

“Pak Dandim sudah dua kali melaksanakan pengeboran ternyata masih gagal, pengeboran pertama patah, pengeboran kedua patah, bukan karena tidak bisa di bor tetapi saat dikedalaman 90 meter alat bornya patah,” kata bupati saat ditemui disela-sela peninjauan.

Bupati mengatakan, berdasarkan analisa dari Dandim pengeboran tersebut bisa dilakukan bila menggunakan alat Water Well Drilling Yonzipur 5/ABW.

Menurutnya, jika alat khusus bor tersebut berhasil maka selanjutnya akan melaksanakan pengeboran di tempat lain, khususnya di wilayah yang kekurangan air.

“Besok kita coba di Batuputih Daya, semoga ini berhasil, tentu kalau ini berhasil maka alat ini memungkinkan bisa kita pakai di tempat yang berbeda nanti,” ucapnya.

Sementara, Dandim 0827/Sumenep Letkol Czi Donny Pramudya Mahardi mengatakan bahwa pengeboran air yang saat ini bekerja sama dengan Pemkab Sumenep merupakan salah satu program Angkatan Darat selain ketahanan pangan.

“Kami bekerja sama dengan bapak Bupati dalam hal ini dan beliau sangat mendukut atas program yang tengah kami laksanakan, kami berharap besok bisa sukse dan tidak gagal lagi,” ungkapnya.

Letkol Donny mengatakan, dana yang di gunakan untuk pengeboran di Batuptih Daya merupakan bantuan dari Yayasan Tunas Bakti Nusantara.

“Mudah-mudahan dalam waktu dua minggu, maksimal satu bulan masyarakat Batuputih Daya sudah menikmati air,” jelasnya.

Sementara itu juga, salah satu anggota dari Yonzipur 5/ABW, Serda Rizki mengatakan, berdasarkan pengalamannya selama ini, alat water well drilling jarang mengalami kegagalan.

Menurutnya, alat tersebut sudah teruji dan sudah melaksanakan pengeboran di berbagai wilayah dengan hasil memuaskan.

“Alat bor ini memang spesialis untuk kondisi batu keras, tingkat keberhasilannya 99 persen dan selama ini masih belum pernah gagal,” tarangnya. (*/Nri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *