Harianmerdekapost.com- Pasuruan,- Dengan management baru , Persekabpas melakoni ajang laga uji coba di home basenya stadion R. Soedarsono Pogar Bangil
Pertandingan yang dibungkus friendly match mempertemukan Persekabpas dengan Pasuruan United, yang berakhir dengan kedudukan 3:1 untuk Persekabpas. (25-04-2026)
Pada babak pertama pertandingan kedua kesebelasan yang masih mencari bentuk permainan berjalan lamban. Namun Persekabpas yang menguasai ball possesion tidak membuang percuma. Dimenit 18 no punggung 17 Hamsa L merobek gawang Pasuruan united yang dijaga Aprilius. Dan dimenit akhir babak pertama, Hamsa Lestahulu menggandakan kemenangan Persekabpas melalui tendangan bebas dari luar kotak penalti, babak pertama berakhir dengan kedudukan 2:0 untuk Persekabpas.
Pertandingan awal babak ke dua, Pasuruan United langsung tancap gas, melalui no punggung 9 Rico , Pasuruan United menit 48 memperkecil kekalahannya setelah tembakan bebasnya dari luar kotak penalti menembus gawang Persekabpas.
Dengan kecepatan dan kekompakan team, kesebelasan Persekabpas beberapa kali mengancam penjaga gawang Pasuruan united. Dan dimenit 67 babak ke dua , no punggung 11 Samsudin memperbesar kemenangan Persekabpas dari Pasuruan United. Sampai babak kedua berakhir skor tidak berubah 3:1 untuk kemenangan Persekabpas atas Pasuruan United.
Disaat jedah pertandingan, Bupati Pasuruan HM.Rusdi Sutejo yang akrab dipanggil Mas Bupati memasuki tengah lapangan. Didampingi ketua DPRD kabupaten Pasuruan Syamsul Hidayat serta beberapa pemain dan pihak terkait, Mas Bupati memperkenalkan Jersey Baru Persekabpas untuk Laga Liga 3 Nasional . Warna kebesaran team Persekabpas tetap orange .
Mas Bupati menyayangkan adanya bunyi petasan dalam stadion, sebab bila ini laga resmi bisa kena denda seratus juta, yang bisa buat menggaji pemain.
Ditempat yang sama Manager Persekabpas Pasuruan Mas Bayu, menyayangkan adanya bunyi petasan yang sangat besar .
” Kalau ini laga resmi, bunyi petasan seperti yang terjadi saat laga Persekabpas Pasuruan dan Pasuruan United seperti tadi kita penyelenggara bisa kena denda 100jutaan” sayang kan tutur sang manager…..izz






