Tegaskan Sebagai Partai Nasionalis Religius, DPC PKB Pasuruan Siap Gelar Musancab Serentak Rangkul Generasi Milenial 

Harianmerdekapost com- Pasuruan – Jajaran kepengurusan tingkat daerah dari partai politik berlambang bumi dikelilingi 9 bintang kini mulai menyusun langkah strategis guna memperkuat basis struktural di tingkat akar rumput. Konsolidasi internal dilakukan secara masif untuk menyelaraskan visi misi perjuangan organisasi dalam menghadapi dinamika politik elektoral di masa depan.

Pemanasan mesin partai ini ditandai dengan penetapan jadwal musyawarah tingkat kecamatan yang akan digelar secara maraton sepanjang bulan depan di seluruh wilayah strategis. Langkah penyegaran kader diprioritaskan untuk membangun komposisi kepengurusan yang lebih inklusif, adaptif, serta responsif terhadap aspirasi masyarakat modern.

“Musancab akan dilaksanakan pada 1 hingga 31 Agustus 2026 sebagai komitmen kami memanaskan mesin partai setelah melakukan konsolidasi internal secara menyeluruh. Kita juga memasukkan berbagai pengurus dari pengusaha akademisi, bahkan bila perlu non islam (no nis)di kelembagaan DPC, karena kita berdemokrasi bukan berdasarkan agama, tapi berdasarkan kewarganegaraan,” ungkap Ketua DPC PKB Kabupaten Pasuruan Yusuf Daniyal.

Kepengurusan tidak harus di struktur cabang atau anak cabang, bisa juga di Banom ( badan otonom). Nanti kepengurusan akan lebih inklusif  dari berbagai macam latar belakang yang beragam,akan kita akomodir dalam kepengurusan Banom.

Dirinya menegaskan strategi inklusif ini diambil agar masyarakat luas mengetahui bahwa PKB bukan hanya bergerak secara religius, tetapi juga sangat nasionalis.

Partai yang didirikan kaum nahdliyin ini juga menerapkan regulasi ketat yang mewajibkan keterwakilan perempuan minimal sebesar 30 persen pada struktur kepengurusan tingkat kecamatan (PAC).

Kuota gender ini dipandang krusial untuk memberikan ruang bagi kaum perempuan dalam merumuskan kebijakan politik yang ramah keluarga dan anak.

Selain keterwakilan perempuan, kelompok pemuda dari generasi terbaru juga menjadi sasaran utama peremajaan demi mengamankan ceruk suara potensial pada pemilu mendatang.

READ  Pemkab Mimika Siap Tampilkan Produk Unggulan pada Apkasi Otonomi Expo 2023

Karakteristik pemilih masa depan yang didominasi oleh anak muda menuntut partai untuk mengubah model komunikasi menjadi lebih kasual dan digital.

“Mengingat ke depan khususnya di 2029 pemilih milenial hingga Gen Z akan mendominasi pemilih, maka kami menargetkan Gen Z untuk masuk menjadi bagian dari kepengurusan”

Tidak hanya menggaet kalangan NU, PKB juga sudah melakukan koordinasi dengan lintas organisasi keagamaan lainnya, seperti Muhammadiyah untuk menjadi bagian dari PKB,” tambah Danial.

Komunikasi politik lintas ormas ini diklaim mendapat respons positif dari berbagai tokoh pemuka agama di Kabupaten Pasuruan.

Pendekatan terbuka ini secara perlahan mengikis stigma bahwa partai hanya milik satu golongan keagamaan tertentu di wilayah Jawa Timur. Semangat nasionalisme yang dibalut nilai-nilai religius universal diharapkan mampu menjadi daya tarik kuat bagi para pemilih pemula yang cenderung bersikap kritis.

Melalui pelaksanaan Musancab serentak selama satu bulan penuh nanti, struktur kepengurusan baru di tingkat kecamatan diproyeksikan akan lebih solid dan bertenaga. DPC PKB Pasuruan optimistis bahwa transformasi partai yang lebih terbuka ini akan memperkokoh dominasi mereka di panggung politik daerah, khususnya kabupaten Pasuruan tetap menjadi pemenang…Tegas Mas Daniel. Yang didampingi sekretaris DPC PKB Kabupaten Pasuruan periode (2026-2031) Syamsul Hidayat dan Bendahara Wasik Rahman Hamzah …..izz

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *