Warga Desa Wonosunyo Menjerit !! Akibat Kekeringan dan Krisis Air Bersih, Mohon Perhatian Serius Dari PJ Bupati Dan Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan untuk Turun Tangan.

Harianmerdekapost.com, Pasuruan, Jatim – Pada hari minggu dan senen tanggal (15-16 Oktober 2023) Tim media harian merdeka post bersama rekan penggiat lingkungan yang juga ketua FPRB kecamatan Gempol Hadi Suar Al Badrun melakukan investigasi ke desa Wonosunyo kecamatan Gempol kabupaten Pasuruan untuk membuktikan kebenaran tentang informasi bahwa desa tersebut telah mengalami kekeringan dan krisis air bersih.

Berdasarkan hasil investigasi selama 2 hari berturut -turut awak media telah mendapatkan beberapa temuan sesuai dengan kondisi dan fakta di lapangan antara lain ada kurang lebih 300 KK dari semua dusun yang ada di wilayah desa Wonosunyo yang mengalami kekeringan dan membutuhkan bantuan suplai air bersih, warga desa Wonosunyo untuk mendapatkan air bersih harus ke Sumber Tetek dengan jarak tempuh kurang lebih 1 km sampai 3 km ada yang menggunakan pickup,Tosa dan sepeda motor bahkan ada yang berjalan kaki.

Kondisi kekeringan dan krisis air bersih yang telah menimpah warga desa Wonosunyo benar -benar sangat memprihatinkan dan perlu mendapat perhatian serius dari Pemkab Pasuruan yakni Bapak PJ Bupati dan Ketua DPRD kabupaten Pasuruan untuk turun tangan sidak ke desa Wonosunyo , supaya mengetahui kondisi riel secara langsung di lapangan dan atau menginstruksikan kepada kepala BPBD kabupaten Pasuruan untuk secepatnya mengatasi dan menindak lanjuti permasalahan yang telah terjadi di desa Wonosunyo , perihal ini demi mengurangi beban penderitaan warga desa Wonosunyo terkait kebutuhan air bersih yang merupakan salah satu kebutuhan dasar masyarakat.
Pemerintah atau Pejabat seharusnya ada ketika rakyat membutuhkan, dasarnya adanya kata pemerintah dan atau pejabat karena adanya rakyat , definisi pejabat adalah abdi rakyat artinya melayani rakyat bukan sebaliknya dan pejabat yang baik adalah yang selalu dekat dengan rakyatnya.

Pada saat rehat tim media harian merdeka post (16-10-2023) jam 10.00wib- selesai minta komentar tokoh penggiat lingkungan Bapak Hadi Suar Al Badrun, menjelaskan bahwa apa yang telah terjadi di desa Wonosunyo benar -benar sangat memprihatinkan dan pihak BPBD kabupaten Pasuruan seharusnya mengambil langkah cepat untuk mengatasi dan tindak lanjut sebab kalau tidak, kasihan warga desa Wonosunyo. Tuturnya!!.
(Budhi H).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *