Rakyat Pengguna Jalan Kecamatan Gempol Dan Sekitar Berhak Mendapat Layanan Fasum Jalan Raya yang Baik, Bukan yang Membahayakan Keselamatan Jiwa

Harianmerdekapost.com, Pasuruan, Jatim – Tim Media Harian Merdeka Post setelah mendapat informasi dari rekan pengurus ILKP Korcam Gempol Mas Farhan hari rabu tanggal ( 04-02-2026) jam 23.30 wib tentang perkembangan kondisi jalan Nasional pada ruas jalan depan Alfa Mart Bulog Kejapanan setelah dilakukan perbaikan tambal jalan , maka pada hari kamis tanggal (05-02-2026) jam 06.00 wib – selesai , langsung melakukan investigasi berkait kondisi jalan Nasional tepat dari ruas jalan depan Bank BCA sampai ruas jalan depan Indo Mart Kejapanan ( dari arah Malang – Surabaya ) dan depan Bulog Kejapanan sampai tikungan Apollo ( dari arah Surabaya) yang telah menimbulkan puluhan korban(laka tunggal) akibat kejeglong dan jatuh tersungkur ,telah mendapat beberapa temuan sesuai fakta data dilapangan antara lain,

Jalan Nasional dari depan Bank BCA Apollo sampai depan Indo Mart Kejapanan (dari arah Malang -Surabaya) dalam kondisi bergelombang sepanjang ruas Jalan Nasional dimaksud dan banyak titik yang berlubang ( ada yang disekraf ada yang tidak) , pihak penyelenggara jalan telah beberapa kali melakukan perbaikan tambal jalan dalam waktu singkat rusak kembali , ada tiga titik yang rusak parah ya semakin bergelombang dan hasil perbaikan tambal jalan rusak kembali yang secara otomatis tetap saja membahayakan keselamatan jiwa pengguna jalan roda dua ,diantaranya depan makam Mlaten kantor BBWS OP 4 Brantas ya bergelombang dan yang habis dilakukan perbaikan tambal jalan sudah rusak lagi.

Ruas jalan Nasional depan Alfa Mart Bulog Kejapanan yang dalam 8 hari menimbulkan 21 korban laka tunggal yang beberapa kali penyelenggara jalan telah melakukan perbaikan tambal jalan ,kondisi ruas jalan Nasional tersebut semakin bergelombang dan muncul dua titik jalan berlubang baru pada area ruas jalan Nasional depan Alfa Mart Bulog yang sangat membahayakan keselamatan jiwa pengguna jalan terutama pengendara roda dua( data per hari kamis 05-02-2026) .

READ  Pantau Kesehatan Warga, Babinsa Sarikemuning Giatkan Pendampingan Posbindu

Sedang untuk ruas jalan dari ruas jalan Nasional dari depan Bulog Kejapanan sampai tikungan Apollo (dari arah Surabaya – Malang) Ya bergelombang ya ada beberapa titik yang berlubang , pada ruas jalan Nasional depan kantor BBWS OP 4 Mlaten jalan berlubang yang beberapa kali telah dilakukan perbaikan tambal jalan oleh penyelenggara jalan Nasional sudah mulai rusak kembali dan yang paling parah pada ruas jalan Nasional depan lapangan Sejo desa Karang Rejo kecamatan Gempol kabupaten Pasuruan yang pada tanggal 19-11-2025 telah menimbulkan 12 korban laka tunggal pengguna jalan roda dua kejeglong lalu jatuh tersungkur ,kedalaman bergelombang telah mencapai 30 cm dan jalan berlubang yang beberapa kali dilakukan perbaikan tambal jalan sudah rusak lagi .

Berdasarkan hasil temuan lapangan tersebut dan merespon keluhan juga keresahan rakyat pengguna jalan yang melintas pada ruas jalan Nasional tersebut penulis meminta kepada Gubernur Jawa Timur , DPRD provinsi Jawa Timur komisi terkait. Kepala kantor BBPJN Jawa Timur – Bali atau wilayah III , Bupati Pasuruan dan Ketua DPRD kabupaten Pasuruan selaku pemangku Daerah supaya melakukan sidak ke lapangan agar dapat melihat secara langsung kondisi jalan Nasional pada ruas jalan tersebut yang dalam 3 bulan telah menimbulkan 33 korban laka tunggal pada tiga tiga titik termaktub diatas dan ada tindak lanjut secara nyata .

Menurut hemat penulis ,sesuai dengan kondisi kerusakan jalan Nasional dari ruas jalan depan BCA Apollo sampai depan Indo Mart Kejapanan (dari arah Malang – Surabaya) dan dari depan Bulog Kejapanan sampai tikungan Apollo ( dari arah Surabaya- Malang) kalau dilakukan perbaikan tambal jalan terus menerus tidak sesuai standar teknis atau perbaikan yang tidak sesuai dengan kebutuhan kerusakan jalan dan menyimpang dari tujuan utama perbaikan yang mengedepankan keselamatan pengguna jalan ,bukti pada ruas jalan Nasional depan Alfa Mart Bulog Kejapanan , setelah dilakukan perbaikan tambal jalan pada tanggal (14-01-2026) terjadi lagi laka tunggal 7x beruntun pada ruas jalan Nasional tersebut ( 18-01-2026) dan harus dilakukan perbaikan pengaspalan total atau satu lapis .( Budhi H).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *