Harianmerdekapost.com, Ambon, Maluku – TNI AL-Kodaeral IX. Prajurit Komando Daerah TNl Angkatan Laut (Kodaeral) IX menjalani latihan menembak sebagai bagian dari materi Bulan Profesi TNl Angkatan Laut yang digelar di Lapangan Tembak Dusun Talaga Kodok, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, Selasa (09/06/2026).
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya pembinaan profesionalisme prajurit, sekaligus meningkatkan kemampuan dasar tempur personel unsur laut di jajaran Kodaeral IX.

Latihan menembak tersebut diikuti 84 personel yang terdiri dari Staf Satrol sebanyak 14 personel, KRI Belati-622 sebanyak 39 personel, KRI Dorang-874 sebanyak 10 personel, KRI Posepa-870 sebanyak tujuh personel, KAL Alkura sebanyak tujuh personel, KAL Panana sebanyak empat personel, serta KAL Hutumuri sebanyak tiga personel.
Selain itu, kegiatan juga didukung oleh sembilan personel pengawas dari Satuan Pertahanan Pantai Kodaeral IX guna memastikan pelaksanaan latihan berjalan aman, tertib, dan sesuai prosedur.
Dalam pelaksanaannya, para peserta menggunakan berbagai jenis persenjataan organik TNI AL, diantaranya senjata M4A1 Carbine dan SS2 V5 Mini.
Seluruh rangkaian latihan dilaksanakan dengan mengedepankan standar keamanan personel serta prosedur keselamatan menembak yang ketat, sehingga latihan dapat berlangsung secara efektif dan optimal.
Kegiatan latihan menembak ini menjadi salah satu sarana penting dalam mengasah kemampuan, ketangkasan, serta profesionalisme prajurit Kodaeral IX, khususnya dalam penguasaan senjata ringan guna mendukung kesiapsiagaan operasional satuan di wilayah kerja.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut KS Guskamla Koarmada III, Paban Guskamla Koarmada III, Komandan KRI Belati-622, Komandan KRI Dorang-874, serta Komandan KRI Posepa-870 yang memberikan dukungan dan motivasi kepada seluruh personel selama pelaksanaan latihan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh prajurit Kodaeral IX semakin terampil, sigap, dan profesional dalam menjalankan tugas-tugas pertahanan dan keamanan laut, sejalan dengan semangat Bulan Profesi untuk terus meningkatkan kualitas prajurit Jalasena.
(Luis/Nur).






