Menurut Rudy Banyak Keputusan Wasit Yang Perlu Dipertanyakan.

Harianmerdekapost.com.,Sidoarjo – Gresik United harus pulang dari Sidoarjo dengan tangan kosong. Itu terjadi setelah Gresik United dikalahkan Deltras FC dengan skor 1-2.

Gresik United sebenarnya unggul terlebih dahulu melalui gol Victor Bertomeu pada menit ke-5. Namun pada babak kedua, Deltras FC mampu mengembalikan kedudukan menjadi 2-1 setelah Rendra Teddy (49′) dan Januar Eka (74′) mencetak gol.

Pelatih Gresik United, Rudy Eka Priyambada mengucapkan selamat untuk Deltras FC yang meraih kemenangan. Pelatih berusia 40 tahun itu menilai kekalahan hari ini tidak terlepas dari keputusan wasit dan timnya yang gagal mengontrol emosi.

Deltras FC Tumbangkan Gresik United 2-1 di Laga Kandang Perdana
“Selamat untuk Deltras yang meraih poin penuh di pertandingan ini. Tetapi bagaimanapun kita terus bermain baik di babak pertama dan juga babak kedua. Mungkin kita terpancing dari keputusan wasit dan juga emosi pemain sendiri. Jadi membuyarkan permainan dan juga membuat berantakan permainan,” ujar Rudy Eka saat konferensi pers usai pertandingan, Minggu (24/9/2023).

Menurut Rudy, banyak keputusan wasit yang perlu dipertanyakan. Mulai dari kejadian tabrakan, penalti, hingga offside.

“Banyak hal (soal keputusan wasit). Giliran kita tabrakan, musuh tidak dikasih kartu kuning. Kemudian kita senggol dikit, kartu kuning. Dan juga tadi penalti kan seharusnya tidak penalti karena pelanggaran terjadi di luar kotak penalti. Dan tadi ada offside, jadi tidak offside.” tuturnya.

Meski merasa dirugikan wasit, Rudy tetap mengambil sisi positifnya. Baginya, pertandingan melawan Deltras akan menjadi pelajaran berharga buat Gresik United agar tampil lebih baik pada pertandingan tandang berikutnya.

“Tapi itu ya menjadi pelajaran kita juga sebagaimana bermain di tandang. Itu menjadi pelajaran buat kedepan,” imbuhnya.

Dengan hasil ini, Gresik United berada di urutan ketiga klasemen Grup 3 Liga 2. Klub berjuluk Laskar Joko Samudro itu mengumpulkan 3 poin dari 2 pertandingan yang telah dilalui.(Amatus Rahakbauw/K).