Memuliakan dan Mendoakan Kedua Orang Tua

Harianmerdekapost.com, Pasuruan, Jatim – Memuliakan kedua orang tua sebagai bentuk sikap Birrul Walidaini ketika masih hidup dan mendoakannya ketika tiada adalah kewajiban bagi seorang anak pribadi muslim sebagaimana yang telah dijelaskan beberapa Hadits Rasulullah SAW.

Tapi salah satu fenomena dalam hidup keseharian yang terjadi tentang memuliakan dan mendoakan kedua orang tua ini semakin terkikis terabaikan bahkan justru kian tersisihkan ta dipedulikan padahal termasuk salah satu kewajiban anak kepada kedua orang tua yang menurut tata nilai syar’ i harus dilaksanakan.

Dalam mendoakan kedua orang tua bisa dilaksanakan dengan cara individu maupun doa bersama dengan memperingati hari kematiannya dengan mengundang kerabat dan handai tolan untuk berdoa bersama kepada Allah memohonkan ampunan kepada Allah atas segala dosa Almarhum dan Almarhumah .

Berkait dengan perihal tersebut diatas pada hari jum’at tanggal (13-02-2026) , Keluarga Besar SETIA GRUEP Kejapanan gelar acara HAUL ” Dalam Rangka Doa Bersama Buat Bunda Tercinta Ibu Hj Urifah( almarhumah) dan Ayahanda Puji Handoyo (Almarhum) ” dengan mengundang warga sekitar dan perwakilan Srikandi melineal Sumolewo .

Giat dilaksanakan di Musholla Baitul Haqi Stadion Sumolewo Kejapanan desa Kejapanan kecamatan Gempol kabupaten Pasuruan dan dimulai jam 19.45 wib – selesai,
Dengan run down pembacaan Yasin dan Tahlil yang dipimpin oleh Ustad Abdul Rokhim sekaligus Doa , sambutan wakil tuan rumah SETIA GRUEP sekaligus Tausiah disampaikan oleh Bapak Dr H. Afandi suami tercinta Ibu Prof Dr Hj Puji Handayati dan diakhiri dengan ramah tama .

Ada satu hal yang menarik dari materi ceramah yang disampaikan oleh Bapak Dr H. Afandi yang bernilai edukasi laku hidup, pertama beliau menyampaikan bahwa barang siapa yang mengajak untuk berbuat kebaikan ,maka pahalanya sama dengan yang berbuat kebaikan ,contoh dengan hadir memenuhi undangan dalam acara doa bersama pada malam hari ini tapi ya sebaliknya bagi yang mengajak untuk berbuat keburukan ,maka dosanya ya sama dengan pelaku keburukan . Tuturnya !!

READ  Satgas Yonarmed 11 Kostrad dan Puskesmas Binter Cegah Cacingan di SDN 06 Lumbis Hulu

Yang kedua berkait dengan memuliakan kedua orang tua ketika masih hidup dan mendoakan ketika telah tiada , satu fenomena yang kehidupan dunia era akhir jaman ini semakin banyak dan bertambah , manusia yang pada posisi sebagai anak yang jarang sekali memuliakan kedua orang tuanya ketika masih hidup dan mohon maaf bahkan justru menjadikan sebagai pembantu ,padahal tersebut termasuk dosa besar dihadapan Allah dan kian jarang yang mendoakan ketika keduanya telah tiada .
Jelasnya !!

Satu harapan besar bagi kedua orang tua yang telah tiada adalah Kiriman doa dari para putra putri tercinta ,sebagaimana hal telah dijelaskan dalam salah satu hadits Nabi yang diriwayatkan Muslim yang artinya Bila anak cucu Adam meninggal dunia ,maka terputuslah segala amal perbuatannya, kecuali tiga perkara Shodaqoh yang pahala berjalan terus, ilmu yang bermanfaat dan anak yang Sholeh yang mendoakannya . Tambahnya !! .

Pada saat acara usai ,Tim media harian merdeka post menemui putra tertua dari pasangan Bapak Puji Handoyo ( almarhum) dan Ibu Hj Urifah ( almarhumah ) Bapak Budiono ( 13-02-2026) untuk meminta tanggapan tentang giat yang dilaksanakan ,beliau menyampaikan sebagai satu bentuk kewajiban 9 putra -putri untuk mendoakan kedua orang tua kami yang telah tiada , demi meningkatkan silaturrahmi antar keluarga besar SETIA GRUEP maupun dengan warga sekitar dan syiar Islam . Tuturnya !!.
( Budhi H) .

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *