Harianmerdekapost.com, Sidoarjo, Jatim – TNl AL- Dispen Puspenerbal. Bakti Sosial (Baksos) Funbike sinergitas Komando Utama TNl AL wilayah Surabaya menjadi salah satu wahana membangun soliditas guna menciptakan kondusifitas wilayah kali ini, mengambil titik start di Mako Puspenerbal dan finish di Shalter Skuadron 400 Wing Udara 2 Puspenerbal Juanda, Jumat (29/8/2025).
Baksos Funbike yang dilepas dengan kibaran bendera start oleh Komandan Puspenerbal, Laksda TNl Bayu Alisyahbana ini, diikuti peserta dari berbagai satuan TNl AL wilayah Surabaya, antara lain Kodiklatal, Koarmada ll, AAL, Puspenerbal, Kodaeral V, STTAL, Pasmar 2 RSPAL dr. Ramelan, Dispsial dan UPT Mabesal di Surabaya lainnya.
Tampak hadir Pangkoarmada ll, Komandan STTAL beserta PJU, Kaskoarmada ll beserta PJU, Wagub AAL beserta PJU, Wadan Kodaeral V, Wadan Pasmar 2 beserta PJU, para Direktur Kodiklatal dan pejabat UPT Mabesal di Surabaya lainnya.
Rute Funbike kali ini, start dari Mako Puspenerbal – Jl. Raya Bandara Juanda – Pertigaan Sedati (ke arah kiri), Pertigaan Betro – (ke arah kiri) Jl. Raya Pulungan -Jl. Raya Buncitan – Pertigaan Kalang Anyar- (ke arah kiri) – Makam Gebang Warga TNI AL (Pembagian Sembako)- Shelter Skuadron 400 (Finish).
Menurut Danpuspenerbal, Baksos Funbike adalah kegiatan kombinasi antara acara funbike (bersepeda santai) dan bakti sosial, yang bertujuan untuk menjalin silaturahmi dan sinergi antar instansi melalui olahraga sembari menyumbangkan kegiatan sosial kepada masyarakat.
” Pagi ini kita bersepeda sekitat 12 km saja, tidak jauh menyusuri kawasan Juanda dan berkesempatan bersilaturahmi dengan masyarakat Desa Gisik Cemandi, Sidoarjo sambil memberikan 100 paket sembako untuk membantu keperluan sehari hari warga,” terangnya.
Acara ini lanjut Bayu -sapaan akrab Danpuspenerbal ini, menjadi sarana untuk memperkuat hubungan dan kerjasama antar satuan atau instansi, terutama di lingkungan TNI Angkatan Laut dan masyarakat.
Selain sebagai kegiatan sosial, funbike juga merupakan bentuk olahraga dan rekreasi yang menyenangkan bagi para pesertanya.
Kegiatan ini tambahnya, melibatkan aspek sosial, dimana hasil atau kegiatan yang dilakukan menjadi bentuk bantuan atau kontribusi positif bagi masyarakat atau lingkungan sekitar.
Menurutnya, untuk menjaga kondusifitas wilayah, tidak hanya dilakukan aparat semata, namun dilaksanakan bersama dengan segenap komponen dan elemen masyarakatnya. Karena dengan kondusifnya wilayah, maka masyarakat dapat dengan aman damai menjalankan segala aktifitasnya.
(Luis/AP)