Harianmerdekapost.com, Surabaya, Jatim– Terus bergerak dan berdaya membangun kampung menjadi semangat yang terlihat dalam kegiatan monitoring dan perawatan hidroponik yang digelar oleh warga RT. 10 RW. 02 pada Jumat, 3 Juli 2026. Kegiatan ini bertujuan memastikan ketersediaan sayuran hasil budidaya hidroponik yang selama beberapa minggu terakhir menjadi pilihan warga untuk memenuhi kebutuhan pangan sehat secara mandiri.
Pelopor kampung, Ibu Nikmah, menyampaikan bahwa upaya membangun kampung bukan sekadar menanam atau merawat tanaman, melainkan juga menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk berdaya dan mandiri. “ Menu mbuh kembang-kan kesadaran masyarakat: kita dorong warga agar mau belajar, merawat, dan menikmati hasilnya sendiri,” ujarnya. Menurut Ibu Nikmah, program hidroponik ini selain menyediakan sayuran segar juga membuka peluang bagi warga untuk mengembangkan keterampilan bercocok tanam tanpa membutuhkan lahan luas.

Dalam kesempatan yang sama, Ibu Nikmah mengharapkan keterlibatan lebih luas dari pihak-pihak lain untuk memperkuat inisiatif ini. Ia menyebutkan perlunya dukungan dari pemerintah setempat dan dunia usaha agar kegiatan serupa bisa berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak keluarga. “ Kami ingin ada pendampingan teknis, bantuan sarana, dan akses pemasaran agar hasil panen bisa memberi manfaat ekonomi nyata bagi warga,” katanya.

Kegiatan monitoring meliputi pengecekan kondisi nutrisi larutan, kebersihan media tanam, serta penataan dan perawatan tanaman supaya tetap produktif. Warga bergotong-royong membersihkan instalasi, mengganti larutan nutrisi, dan mencatat perkembangan tanaman untuk evaluasi berikutnya. Model kerja sama komunitas seperti ini diharapkan memperkuat ketahanan pangan lokal sekaligus mempererat hubungan antarwarga di RT 10 RW 02.

Ke depan, pelopor kampung berencana mengadakan pelatihan lanjutan tentang teknik budidaya hidroponik, pengemasan hasil panen, serta strategi pemasaran sederhana. Rencana tersebut akan disusun dengan melibatkan tokoh masyarakat, kader lingkungan, dan diharap mendapat dukungan dari pemerintah kelurahan serta mitra usaha lokal. Semangat “ terus bergerak dan berdaya ” di Keputih menjadi contoh kecil bagaimana komunitas dapat bergerak bersama menuju kemandirian pangan dan kesejahteraan warga.
( NK )






