Harianmerdekapost.com, Surabaya, Jawa Timur – Koordinasi lintas sektor untuk memperkuat Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Istanbul Makmur terkait rencana pengolahan sampah berbasis masyarakat digelar di Kantor Dinas Lingkungan Hidup Kota Surabaya, Bidang Sarana Prasarana. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Wahana Visi Indonesia bekerja sama dengan Yayasan Lestari Bumi Abadi.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua KSM Istanbul Makmur, motivator dan pendamping dari KSM Sahabat Lingkungan Kabupaten Karawang, Hendro Wibowo, serta berbagai pemangku kepentingan terkait. Koordinasi ini menjadi langkah strategis untuk menyusun rencana pengelolaan sampah yang melibatkan masyarakat secara aktif dan berkelanjutan.
Ali Mustofa, ST., MM. Kabid Sarana Prasarana Dinas Lingkungan Hidup, dalam sambutannya menyampaikan komitmen kuat pemerintah daerah. ” Kami akan melakukan koordinasi lanjutan dengan beberapa OPD dan jajaran pemerintah, baik di tingkat provinsi maupun Kementerian Lingkungan Hidup dan serta Kementerian PUPR. Kami sangat senang menyambut inisiatif ini karena baru kali ini ada kelompok masyarakat yang ingin mengembangkan pengolahan sampah berbasis masyarakat dengan serius,” ujar Ali Mustofa, ST., MM

Edy, Ketua KSM Istanbul Makmur, menyatakan bahwa koordinasi ini menjadi momentum penting bagi kelompoknya. ” Kami siap berkolaborasi dengan semua pihak untuk mewujudkan pengolahan sampah yang tidak hanya mengurangi volume sampah, tetapi juga menciptakan nilai ekonomi bagi masyarakat,” katanya.
Hendro Wibowo, motivator dan pendamping dari KSM Sahabat Lingkungan Kabupaten Karawang, berbagi pengalaman sukses. ” Dari pengalaman di Karawang, kunci keberhasilan adalah sinergi kuat antara masyarakat, pemerintah, dan mitra teknis. Kami siap mendampingi KSM Istanbul Makmur mencapai targetnya,” ungkap Hendro Wibowo.

Koordinasi lintas sektor ini menghasilkan kesepakatan untuk membentuk tim penggerak yang akan menyusun roadmap pengolahan sampah berbasis masyarakat. Target awal meliputi pembangunan fasilitas pengolahan sederhana, pelatihan komposter organik, dan pengembangan produk daur ulang dari sampah anorganik.
Melalui kegiatan ini, Dinas Lingkungan Hidup Kota Surabaya menegaskan dukungannya terhadap inisiatif masyarakat dalam pengelolaan sampah. Kolaborasi lintas sektor diharapkan mampu menjadi model pengelolaan sampah inovatif yang dapat direplikasi di wilayah lain.
Andi selaku koordinator dari wahana Visi berharap rencana ini bisa jadi satu satunya usulan pertama yang di inisiasi dari masyarakat bisa terwujud sehingga bisa jadi percontohan daerah lain.
( NK )






