Dinas SDABMBK Menggelar Konsultasi Publik Untuk Menyerap Aspirasi Masyarakat 

oppo_1024

 Harianmerdekapost.com-Pasuruan,- Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kabupaten Pasuruan menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus menyempurnakan perencanaan pembangunan infrastruktur, Selasa (31-03-2026).

oppo_1024

Forum ini menjadi wadah bagi masyarakat menyampaikan langsung berbagai kebutuhan di lapangan, mulai dari kerusakan jalan, saluran air, hingga usulan pembangunan strategis lainnya.

Plt Kepala Dinas SDABMBK Kabupaten Pasuruan Sarinah Rostief mengatakan, masukan dari masyarakat menjadi bagian penting dalam menyusun perencanaan yang lebih tepat sasaran.

“FKP ini kami jadikan ruang untuk menyerap aspirasi , sekecil apapun aspirasi maupun informasi itu. Dari situ kami bisa menyempurnakan perencanaan pembangunan agar benar-benar sesuai kebutuhan di lapangan,” ujarnya.

Menurutnya, setiap usulan akan dikaji dan dipetakan berdasarkan skala prioritas serta kewenangan. Meski tidak semua persoalan menjadi kewenangan kabupaten, pihaknya tetap berupaya melakukan koordinasi lintas instansi.

“Kalau bukan kewenangan kami, tetap kami komunikasikan ke pihak terkait. Yang penting persoalan masyarakat tetap kita tindak lanjuti,” tegasnya.

Dalam forum tersebut, sejumlah usulan strategis mengemuka, seperti peninggian jembatan, perbaikan sistem drainase, hingga pembangunan waduk atau embung untuk pengendalian air.

Beberapa diantaranya telah diajukan ke pemerintah pusat untuk mendapat dukungan program.

Sarinah yang akrab dipanggil Bu Nina menegaskan, pembangunan infrastruktur harus direncanakan secara menyeluruh dan komprehensif tidak parsial.

Perbaikan jalan, misalnya, harus diikuti dengan pembenahan saluran dan konstruksi pendukung.

“Tidak bisa satu titik saja. Harus terintegrasi agar hasilnya maksimal dan berkelanjutan,” jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Pasuruan Yudha Triwidya Sasongko menyebut FKP sebagai bagian dari mekanisme pelayanan publik yang menekankan dialog dua arah.

“Ini forum antara pemerintah dan masyarakat. Aspirasi yang masuk akan menjadi bahan penting dalam penyempurnaan perencanaan pembangunan,” ujarnya.

READ  Bupati Sumenep Serahkan Mobil Pusling Terhadap 29 Puskesmas

Ia menambahkan, seluruh hasil diskusi dalam FKP akan dituangkan dalam berita acara dan ditindaklanjuti oleh perangkat daerah sesuai kewenangan masing-masing.

“Kami berharap perencanaan pembangunan infrastruktur ke depan semakin terarah, efektif, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara nyata,” pungkasnya…izz

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *