Hearing Baperjakat Dengan Anggota DPRD Kabupaten Pasuruan Deadlock

Harianmerdekapost.com, Pasuruan, Jatim – Baru dua hari PJ Bupati Andriyanto melantik permutasian di lingkungan pemerintah daerah kabupaten Pasuruan, sudah dipersoalkan anggota DPRD kabupaten Pasuruan.

Mutasi pejabat di pemerintahan daerah ini dipertanyakan anggota dewan, karena ada beberapa pegawai setwan yang dipindah tanpa ada pemberitahuan ke anggota dewan sementara belum ada pengganti.

Seperti yang disampaikan Syamsul Hidayatt dari fraksi PKB, sangat menyayangkan mutasi beberapa ASN dilingkungan sekretariat dewan ,mengingat tidak ada komunikasi. “Kalau salahsatu pertimbangannya kinerja, kita lebih tahu kinerja para pegawai di setwan daripada pak Sekda,” tegasnya
“Bahkan salah satu pegawai setwan akan dipindahkan posisinya sebagai staf di Kelurahan padahal golongannya sudah IIIC,”. Kalau seperti ini tata cara nya fraksi PKB siap mengajukan hak dewan interpelasi tambah Syamsul Hidayat.

Juga demikian dengan Rusdy Sutejo yang juga selaku wakil ketua dewan mempertanyakan adanya salah satu pegawai ASN yang sekarang lagi berurusan dengan aparat penegak hukum ( APH), malah naik kepangkatannya dari golongan 3A menjadi 3B, Khan aneh ? Fraksi Gerindra siap untuk melakukan interpelasi tandas ketua DPC Gerindra kabupaten Pasuruan

Bapak rouf dari fraksi PKB menambahkan aktifitas anggota dewan begitu mobile dan sangat berpengaruh kalau pegawainya yang sudah berpengalaman di mutasi tanpa diberi ganti lagi. Ini akan sangat mempengaruhi kinerja dewan, jadi kalau bisa dikembalikan lagi saja pegawai tersebut ke tempat awalnya..tambahnya.

Bapak Yudha selaku ketua Baperjakat menjelaskan bahwa mutasi ini sudah melalui mekanisme yang ada, tidak dengan tiba-tiba. Tahapan – tahapan prosedural mulai berkirim surat ke KASN hingga ke Kemendagri dan proses nya ini panjang.

“Semua proses itu sudah kita lalui, mulai pelaksanaan tes, seleksi juga kita laksanakan. Hingga mendatangkan ahli akademisi dari Unair juga kepala BKN Propinsi,” ucap Yudha dihadapan anggota dewan dan pimpinan .
Dan juga para pejabat tersebut sudah diseleksi sesuai Prestasi, loyalitas ,Kapasistas, Pendidikan hingga Kapabilitas serta Kinerja. “Termasuk usulan dari OPD masing-masing perangkat daerah,” terangnya.

Terkait beberapa pegawai Sekretarian Dewan yang berprestasi serta memiliki dedikasi, yang diposisikan di kantor Kelurahan, pihak Baperjakat menyebut bahwa itu merupakan suatu promosi jabatan. “Kami tidak menggeser tapi mempromosikan,” kata Yudha. Sedangkan pegawai yang sekarang lagi berurusan dengan APH, itu pengajuan sebelum adanya urusan dengan APH. Dan juga kita masih menggunakan asas praduga tak bersalah tambahnya.

Karena sudah tidak ada titik terang antara pegawai setwan dikembalikan ke posisinya atau tetap mutasi, akhirnya hearing di tutup tanpa ada kesepakatan. Sebelum ditutup pimpinan sidang bapak Andre Wahyudi menyampaikan, biarlah baperjakat bekerja dengan mekanismenya. Kita di dewan juga bekerja sesuai mekanisnya sendiri. Untuk itu fraksi PDIP juga akan mengusulkan interpelasi. Diakhir hearing Rusdy Sutejo, yang dipanggil Abah Rusdi mengatakan bahwa seluruh fraksi DPRD kabupaten Pasuruan mendukung interpelasi…izz

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *