Dandim 0821 Lumajang Hadiri Peresmian Penambahan Pemberhentian Kereta Api di Stasiun Klakah

Harianmerdekapost.com, Lumajang, Jatim | Dandim 0821/Lumajang Letkol Czi Gunawan Indra Y. T., S.T., M.M., menghadiri acara peresmian penambahan pemberhentian Kereta Api KA. Pandalungan dan KA. Blambangan Express bertempat di Stasiun Klakah Desa Mlawang Kecamatan Klakah Kabupaten Lumajang, Kamis (17/8/2023)

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Lumajang H. Thoriqul Haq, S.Ag., M.ML., Ketua DPRD Kabupaten Lumajang Eko Adis Prayoga, S.E., Direksi Operasional PT. KAI Iwan Hermawan Putradibata, Kepala Dinas Perhubungan Yudha Nugroho Murdianto, S. Sos. M.Si., Kepala Dinas Pariwisata Yuli Harismawati, SP., KA DAOP IX Jember Mulyani, Kepala Stasiun Klakah Faisal, Forkopimca Klakah.

KA Pandalungan merupakan moda transportasi jurusan Jember, Jawa Timur, menuju Gambir, Jakarta, pulang pergi bertipe eksekutif.

Sedangkan KA Blambangan, memiliki rute Ketapang, Jawa Timur, menuju Semarang, Jawa Tengah, pulang pergi bertipe ekonomi dan eksekutif.

Dalam kesempatan tersebut, Cak Thoriq sapaan akrab Bupati Lumajang mengatakan masyarakat Lumajang mendapatkan kado istimewa karena PT KAI menyetujui permohonan Pemkab Lumajang untuk kereta Pandalungan dan Blambangan Express berhenti di Stasiun Klakah.

“Ini jadi kado yang indah bagi Kabupaten Lumajang pada hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 78 ini,” ujarnya.

Lebih lanjut, dirinya berharap, adanya KA Pandalungan dan Blambangan Ekspres akan semakin mengangkat potensi pariwisata di Lumajang serta menumbuhkan perekonomian masyarakat.

“Tentu harapannya akan ada banyak yang tumbuh di Lumajang, seperti misalnya pariwisata, ekonomi hingga  akses jasa atau disektor jasa,” ungkapnya.

Sementara itu, Usai kegiatan Dandim 0821/Lumajang Letkol Czi Gunawan Indra Y. T., S.T., saat di konfirmasi, antusias menyambut berhentinya dua jenis kereta api tersebut di Stasiun Klakah Lumajang.

“Adanya kereta ini akan semakin mudah masyarakat Lumajang dalam bepergian ke luar kota. Tentu ini juga jadi solusi mengatasi kemacetan di jalur Probolinggo-Lumajang karena semakin banyak alternatif transportasi yang bisa memperlancar mobilitas masyarakat,” pungkasnya. (fjr)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *