Dankodaeral IX Hadiri Lokakarya Kolaborasi Keamanan PSN Blok Masela

Harianmerdekapost, Ambon, Maluku – TNI AL-Kodaeral IX, Ambon. Komandan Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Dankodaeral) IX Laksda TNI Hanarko Djodi Pamungkas, S.H., M.H., menghadiri Lokakarya Kolaborasi Keamanan untuk Menghadapi Tantangan Kemaritiman dan Ruang Udara pada Proyek Strategis Nasional (PSN) Lapangan Gas Abadi Blok Masela di Hotel Ra Suites Simatupang, Jakarta, Rabu (26/08/2026).

 

Lokakarya tersebut menjadi forum strategis untuk memperkuat koordinasi dan kolaborasi lintas sektor dalam mendukung keamanan serta kelancaran pengembangan PSN Lapangan Gas Abadi Blok Masela yang berada di wilayah Maluku.

 

Kegiatan mempertemukan unsur TNI, SKK Migas, Inpex Masela, pemerintah, serta sejumlah pemangku kepentingan dan mitra kerja terkait. Forum ini membahas berbagai tantangan keamanan yang berpotensi muncul di wilayah laut, pesisir, maupun ruang udara seiring dengan pengembangan proyek strategis sektor energi tersebut.

Lapangan Gas Abadi Blok Masela merupakan salah satu proyek strategis nasional di bidang energi yang memiliki arti penting bagi ketahanan energi nasional sekaligus berpotensi memberikan dampak terhadap pertumbuhan ekonomi dan pembangunan di kawasan timur Indonesia, khususnya Provinsi Maluku.

 

Sejumlah pejabat dan perwakilan instansi strategis turut memberikan paparan dalam lokakarya. Dari unsur SKK Migas dan Inpex Masela hadir Deputi Dukungan Bisnis Eka Bhayu Setta, Deputi Eksploitasi Surya Widyantoro, Kepala Divisi Formalitas George N.M. Simanjuntak, VP SCM dan Acting VP Corporate Services Rudi Imran, Kepala UPPA Ardian Boegi Sjofarii, Kepala Departemen Sekuriti M. Indarto Wibowo, serta Kepala Pokja PPM Roy Widiarta.

 

Sementara dari unsur TNI, materi disampaikan Pa Ka SKK Migas Bidang Kemaritiman Laksda TNI Retiono Kunto, Asops Kasal Laksda TNI Yayan Sofiyan, Paban VI/Binkuat Sopsal Kolonel Laut (P) Awang Bawono, Panglima Kodau III Marsda TNI Dr. Azhar Aditama Djojosugito, serta Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto.

READ  Masa Berlaku SIM di Negara ASEAN: Indonesia Tertinggal Jauh 

 

Pembahasan kemudian dilanjutkan melalui sesi Focus Group Discussion (FGD) yang membahas sejumlah aspek teknis dan operasional pengamanan proyek. Pada FGD GEP, diskusi menghadirkan Ketut Rony bersama Laksda TNI Hanarko Djodi Pamungkas, Laksma TNI Liber Sihombing, dan Marsma TNI Agus Pramono.

 

Sementara itu, FGD SURF menghadirkan Rakhman Dali bersama Priyo Dwi Saputro dan Ridha Aditya Nugraha. Adapun FGD FPSO menghadirkan Budi Prasodjo bersama perwakilan Pangkoarmada RI dan Ridha Aditya Nugraha.

 

Melalui lokakarya ini, para pemangku kepentingan berupaya membangun kesamaan persepsi sekaligus merumuskan pola koordinasi yang lebih efektif dalam mendukung keamanan proyek, khususnya melalui sinergi antara TNI AL, SKK Migas, Inpex Masela, pemerintah, dan mitra kerja lainnya.

 

Kehadiran Dankodaeral IX dalam lokakarya tersebut menegaskan komitmen TNI AL untuk terus memperkuat sinergitas lintas sektor dalam menjaga keamanan wilayah maritim Maluku.

 

Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memberikan dukungan optimal terhadap kelancaran pembangunan PSN Lapangan Gas Abadi Blok Masela, sekaligus menciptakan kondisi keamanan yang kondusif bagi keberlanjutan proyek strategis nasional di kawasan timur Indonesia.

 

(Luis/Nur).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *