UMKM Award Menuju UMKM Kabupaten Pasuruan Naik Kelas 

oppo_1024

Harianmerdekapost.com-Pasuruan,- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan terus memperkuat sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai salah satu pilar utama kekuatan ekonomi daerah. Melalui Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag), Pemkab Pasuruan menggelar roadshow sosialisasi Lomba UMKM Award di Kecamatan Gempol.

Kegiatan ini sangat penting, untuk memberikan pemahaman secara menyeluruh mengenai kriteria perlombaan sekaligus mendorong UMKM di kecamatan Gempol ikut berpartisipasi di ajang UMKM award. Agar UMKM di Gempol bisa di kenal di Kabupaten Pasuruan yang nantinya diharapkan bisa semakin berdaya, mandiri, dan berdaya saing tinggi.

Kepala Diskoperindag Kabupaten Pasuruan Taufiqul Ghony yang dalam sambutannya di depan puluhan pelaku UMKM di Aula Kecamatan Gempol menjelaskan bahwa, “pelaksanaan Lomba UMKM Award ini merupakan implentasi 33 Program Prioritas Bupati Pasuruan”

UMKM Award ini dirancang untuk membuka ruang apresiasi juga wadah untuk persaingan positif bagi para pelaku usaha di seluruh wilayah.

Upaya penguatan UMKM ini juga dinilai sejalan dengan visi perekonomian nasional di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, yang menempatkan sektor UMKM sebagai tonggak utama fondasi ekonomi bangsa.

“UMKM diharapkan tidak hanya sekadar berjalan apa adanya, tetapi ke depan betul-betul mampu menyejahterakan pengusahanya, keluarganya, lingkungannya, hingga menjadi ikon baru dunia usaha di Kabupaten Pasuruan,” ujarnya

UMKM Award tidak hanya sekadar seremoni penyerahan piala, kegiatan ini menjadi wadah strategis untuk mendorong bisnis lokal agar bisa berkembang dan naik kelas…Tegas Ghony

Dalam program sosialisasi ini, Diskopindag Pasuruan menargetkan kunjungan langsung ke 24 kecamatan di seluruh Kabupaten Pasuruan tanpa terkecuali. Kecamatan Gempol menjadi lokasi ke-16 yang dikunjungi oleh tim sosialisasi.

Kehadiran jajaran dinas disambut hangat dan penuh antusias oleh puluhan pelaku usaha lokal Kecamatan Gempol yang hadir secara kompak. Pendekatan jemput bola ini dilakukan agar informasi mengenai program UMKM Award dapat tersampaikan secara merata, adil, dan transparan kepada seluruh pelaku usaha di tingkat akar rumput.

READ  Panen Hadiah Simpedes Periode Semester ll Kembali Digelar, BRI Cabang Sumenep Sediakan Puluhan Hadiah Menarik

Dalam sosialisasi tersebut, dijelaskan sejumlah indikator dan variabel penilaian yang harus dipersiapkan oleh para peserta Lomba UMKM Award. Pendaftaran lomba ini juga sudah memanfaatkan sistem digital terintegrasi menggunakan pemindaian kode unik (QR Code/barcode).

Beberapa kriteria utama penilaian meliputi:

-Inovasi & Lingkungan: Inovasi produk serta orientasi usaha yang ramah lingkungan.

-Teknologi & Manajemen: Pemanfaatan teknologi dalam tata kelola dan manajemen usaha.

-Kemasan & Visi Usaha: Kualitas kemasan (packaging) serta kejelasan visi-misi pengembangan usaha.

-Digitalisasi & Pemasaran: Jangkauan ekspansi pasar dan tingkat adopsi digitalisasi usaha.

-Bahan Baku & Kesehatan: Proporsi penggunaan bahan baku lokal serta pemenuhan standar kesehatan (health).

-Potensi Ekspor & Kesejahteraan: Kesiapan potensi pasar ekspor serta kepedulian terhadap kesejahteraan karyawan.

Melalui ajang ini, Pemkab Pasuruan optimistis dapat melahirkan standar baru bagi UMKM lokal.

Didepan pelaku UMKM Kadiskoperindag yang lebih dikenal Abah Ghoni dimasyarakat Gempol berharap, sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha dapat mewujudkan slogan, “Pasuruan Bangkit, UMKM Melejit Naik Kelas, UMKM Gempol Makmur dan Mandiri”…izz

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *