Proyek Drainase Desa Sumberjati Anggaran Berbeda Angka, Pekerjaan Terhenti di Tengah Jalan

Harianmerdekapost.com. Lumajang, Jawatimur. Pembangunan saluran drainase di Dusun Tegalrejo, Desa Sumberjati, Kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang yang bersumber dari Dana Desa Tahun Anggaran 2026 kini menuai sorotan tajam masyarakat. Selain kualitas yang dinilai kurang layak, muncul kejanggalan pada besaran anggaran serta pelaksanaan yang mendadak dihentikan.

 

Perbedaan data anggaran menjadi poin utama yang menimbulkan pertanyaan. Kepala Desa Sumberjati, yang dikenal sebagai Gendut, menyatakan nilai proyek berkisar Rp50 juta. Sementara itu, data dari Seksi Perencanaan Desa mencatat nilainya mencapai lebih dari Rp103 juta. Hingga kini, sekitar 79 meter saluran masih belum selesai dibangun.

 

Menanggapi hal tersebut, Kepala Desa Sumberjati memberikan penjelasan sebagai berikut

 

“Tim Pelaksana Kegiatan hanya berfungsi mengawasi dan memantau jalannya pekerjaan. Mereka tidak memegang maupun mengelola keuangan proyek. Pengerjaan diserahkan secara sistem borongan kepada pelaksana yang ditunjuk,” ungkap Gendut saat ditemui Rabu (1 Juli 2026).

 

Pelaksanaan proyek kini berstatus dihentikan sementara. Alasan yang disampaikan adalah pelaksana pekerjaan sedang menangani proyek pengaspalan di lokasi lain, sehingga kegiatan di Desa Sumberjati terpaksa “diliburkan”.

 

sementara salah satu warga dusun tegalrejo WH,( initial) mengatakan bahwa pengerjaan baru berlangsung sekitar seminggu lalu namun langsung terhenti. Saluran yang sudah dibangun dinilai kualitasnya di bawah standar, kering, dan justru menghalangi jalur lalu lintas warga.

 

“Sekitar satu minggu ini tidak ada pekerja proyek, Baru sebentar dikerjakan lalu langsung mandeg. informasi yang kami dapat panjangnya 100 meter. Kondisi saluran sekarang mengganggu lewat kami, Kondisi seperti ini terjadi setiap tahun ” ujar salah satu warga yang meminta namanya tidak di mediakan.

 

Warga berharap pihak berwenang segera turun tangan. Mereka meminta Inspektorat Kabupaten Lumajang melakukan pemeriksaan menyeluruh mulai dari perencanaan, penggunaan anggaran hingga kualitas hasil kerja.

READ  Pemerintah Pusat Serahkan Insentif Fiskal bagi Pemerintah Daerah yang Berhasil Kendalikan Inflasi Daerah

 

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *