Harianmerdekapost.com, Ambon, Maluku – TNI AL-Kodaeral IX. Dalam rangka menjaga kelestarian ekosistem bawah laut, 40 peserta mengikuti metode pembelajaran penanaman (transplantasi) terumbu karang di Jikumerasa Beach Resort, Kec. Lilialy. Kab. Buru, Maluku, Kamis kemarin. (05/06/2026)
Kolaborasi antara Komando Daerah TNl Angkatan Laut (Kodaeral) IX dan Yayasan WANADRI dalam menjaga lingkungan pesisir di Maluku difokuskan pada program restorasi terumbu karang, rehabilitasi mangrove, serta pemberdayaan masyarakat lokal melalui program IBU KARANG di kawasan pesisir Pulau Buru.

Kegiatan metode pembelajaran ini dipimpin langsung oleh Instruktur Selam Ambon Dive Explore Zainal Renuat.
Dalam penjelasannya, penanaman terumbu karang sangat penting karena berfungsi sebagai penyelamat keanekaragaman hayati laut, pelindung garis pantai dari abrasi, serta menopang utama ekonomi masyarakat pesisir.
Terumbu karang adalah rumah bagi jutaan biota laut dan sumber protein laut. Aksi lingkungan ini menjadi bukti nyata kolaborasi yang kuat antara Kodaeral IX, lembaga penyelamat, pencinta alam, dan warga lokal.
Kegiatan ini diikuti oleh personel Kodaeral IX, Basarnas, Tim Ekspresi Selam Wanadri, serta Masyarakat Desa Jikumerasa.
Dalam kegiatan pembelajaran ini diharapkan fragmen karang yang telah ditanam nantinya dapat tumbuh dengan baik, sehingga mampu memulihkan fungsi terumbu karang sebagai rumah bagi jutaan biota laut, menjaga keanekaragaman hayati, serta menjadi benteng alami Pantai Jikumerasa dari ancaman abrasi.
Kolaborasi antara Komando Daerah TNl Angkatan Laut (Kodaeral) IX dan Yayasan WANADRI dalam menjaga lingkungan pesisir di Maluku difokuskan pada program restorasi terumbu karang, rehabilitasi mangrove, serta pemberdayaan masyarakat lokal melalui program IBU KARANG di kawasan pesisir Pulau Buru.
(Luis/Nur)






