Harianmerdekapost.com. Lumajang, Jawatimur. Tumpukan sampah di Tempat Penampungan Sementara ( TPS) selasa ,(5,Mei 2026) di jalan citandui kelurahan Rogotrunan kecamatam lumajang tidak ada tindakan serius dari Dinas lingkungan Hidup kabupaten Lumajang terkesan tidak ada manajemen tata kelola lalu lintas pengangkutan yang tidak terstruktur. Sebelumnya, Tumpukan sampah selama 6 dan di angkut pada hari Minggu,( 3/05/26), Setiap hari warga di suguhi bau tak sedap bahkan air keruh dari tumpukan sampah menggenang meluber ke jalan. Over kapasitas sampah di sebabkan dari beberapa kelurahan sekitar seperti kelurahan jogoyudan dan desa Boreng tertuju pada TPS Citandui dan di perparah pembuangan sampah pemukiman baru seperti halnya perumahan yang ada di sekitar belum menyediakan TPS.
Upaya penanganan telah di laksanakan namun tidak di selesaikan sampai tuntas masih banyak sampah yang belum terangkut Ke TPA. Kelangkaan BBM kerap di buat alasan Dinas lingkungan Hidup kabupaten lumajang, Dimana kelangkaan BBM jenis Solar tidak terjadi setiap hari masih dalam batas nornal.
Penempatan TPS di pinggir jalan kabupaten di lahan Makam China dirasa menyalahi aturan, Pasalnya Lalu lintas terhenti saat Truk pengangkut mengambil sampah bahkan Ijin lingkungan dan persetujuan warga diduga tidak terpenuhi.
Berdasarkan referensi umum Perbup Lumajang No 96 Tahun 2021, adalah membantu Bupati melaksanakan urusan pemerintahan bidang lingkungan hidup. Fokusnya meliputi perencanaan, perumusan kebijakan teknis, pengelolaan sampah/limbah, pengendalian pencemaran/kerusakan, serta peningkatan kapasitas lingkungan hidup di tingkat daerah.
Beberapa masyarakat mempertanyakan keseriusan dan tata kelola sampah Kabupaten Lumajang yang di nilai belum maksimal bahkan terlihat Apa adanya. Terbukti, Kondisi seperti ini kerap terjadi dengan berbagai alasan dan saling lempar tanggung jawab dan tehnis seperti halnya Kehabisan BBM di SPBU bahkan kerusakan armada .
Hertutik, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lumajang saat di konfirmasi Harianmerdekapost.com via pesan berantai menerangkan bahwa ada keterlambatan BBM jenis Solar di SPBU yang sudah Kerja sama serta berupaya melayani masyarakat dengan maksimal.
“, Hari ini solarnya masih di kirim ,” Jawabnya sambil meneruskan Obrolan dengan Manajer SPBU labruk.
Sementara itu, Wiwin, Salah satu warga jln cItandui menyayangkan sering terlhat menumpuknya sampah dan bau tak sedap dan parkiran gerobak sampah kanan kiri jalan menggangu lalu lintas.
,” Baunya tidak kuat kalau lewat situ ( TPS) sampahnya sering menumpuk tidak di ambil rutin. Harusnya kan di ambil jangan sampai nginap. kalau bisa di pindah TPSnya atau di kurangi kapasitasnya, Belum lagi gerobak sampah ganggu lalu lintas kanan kiri di buat parkiran ” tegasnya.
Lanjutnya,” Kami berharap lingkungan kami bersih tidak kotor dari sampah sampah wilayah lain yang di tumpuk di sini,” Tambahnya.






