Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Mahasiswi UMM, Polisi Dalami Upaya Tersangka Hilangkan Jejak

Harianmerdekapost.com-Pasuruan–Penyidikan kasus pembunuhan mahasiswi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Faradila Amalia Najwa (21), terus berlanjut. Polda Jawa Timur menggelar rekonstruksi lanjutan guna menguatkan rangkaian peristiwa, khususnya pada tahap pembuangan jasad korban.

Rekonstruksi dilaksanakan di Desa Wonorejo, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan, Selasa (13/1/2026). Lokasi tersebut merupakan titik pembuangan jasad korban setelah sebelumnya dieksekusi di kawasan Cangar, Kota Batu.

Dalam rekonstruksi itu, penyidik memfokuskan pada adegan ke-11 hingga ke-15. Adegan-adegan tersebut menggambarkan peran kedua tersangka, Bripka Agus dan Suyitno, mulai dari menghentikan kendaraan, menurunkan jasad korban, hingga meninggalkannya di area semak-semak.

Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, AKBP Arbaridi Jumhur, menegaskan bahwa rekonstruksi ini penting untuk memastikan kecocokan keterangan tersangka dengan fakta di lapangan.

“Di lokasi ini kami khusus memperagakan adegan pembuangan. Seluruh adegan sesuai dengan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) dan tidak ada keberatan dari tersangka,” ujar Jumhur.

Selain itu, penyidik juga mendalami dugaan upaya tersangka menghilangkan jejak kejahatan. Dalam rekonstruksi terungkap bahwa pelaku sempat menyusun skenario agar kematian korban terlihat sebagai akibat tindak kejahatan jalanan.

Salah satu upaya tersebut diperkuat dengan pembelian helm di tengah perjalanan dari Malang menuju Pasuruan. Helm tersebut rencananya digunakan untuk mendukung skenario palsu pembegalan.

Hingga kini, motif sementara pembunuhan diduga dilatarbelakangi rasa sakit hati tersangka terhadap korban akibat konflik sebelumnya. Meski demikian, polisi masih membuka kemungkinan adanya motif lain.

“Kami masih mendalami kemungkinan motif tambahan. Setelah ini, kami juga akan melanjutkan rekonstruksi di wilayah Probolinggo,” tambah Jumhur.

Seperti diberitakan sebelumnya, jasad Faradila Amalia Najwa ditemukan di parit Desa Wonorejo, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan, pada Selasa (16/12) pagi. Saat ditemukan, korban dalam kondisi mengenakan pakaian lengkap dan memakai helm.

READ  Satpol PP Sumenep Gelar Sosialisasi Ketentuan Tentang Cukai Rokok Kepada Pedagang Eceran

Tak berselang lama, polisi mengamankan dua terduga pelaku, yakni Bripka Agus, oknum anggota Polsek Krucil Probolinggo yang merupakan kakak ipar korban, serta Suyitno, pria yang kerap membantu Bripka Agus dalam aktivitas sehari-hari…izz

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *