Harianmerdekapost.com, Gresik, Jawa Timur – Warga RT. 07 RW. 02 Desa Boboh Menganti, turut meramaikan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 dengan menggelar karnaval bertema “Keberagaman Adat yang Menyatukan Indonesia”. Acara yang diikuti lintas generasi, mulai dari anak-anak hingga lansia, menampilkan parade pakaian tradisional, tarian, dan atraksi budaya dari berbagai daerah di nusantara sebagai wujud cinta tanah air dan semangat persatuan, minggu, 23 Agustus 2023.

Karnaval yang dimulai pagi hari itu berjalan meriah oleh antusiasme peserta dan penonton. Anak-anak tampil enerjik dengan kostum tradisional daerah, remaja menampilkan tarian kreasi, sementara kelompok lansia ikut serta mengenakan busana adat lengkap, menunjukkan bahwa semangat kebhinekaan hidup di tengah masyarakat lintas usia. Selain parade, kegiatan juga dilengkapi pameran kecil hasil kerajinan lokal dan stan makanan tradisional yang menambah suasana kekeluargaan.

Pemerintah daerah memberikan apresiasi atas inisiatif warga. Dinas Pariwisata dan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (BA Kesbangpol) Kabupaten Gresik serta Pemerintah Kabupaten Gresik menyampaikan pengakuan dan penghargaan setinggi-tingginya kepada panitia dan seluruh warga RT.07 RW. 02 yang telah menyelenggarakan kegiatan dengan baik. Pernyataan tersebut menekankan pentingnya pelestarian budaya lokal serta peran aktif masyarakat dalam memperkuat persatuan dan toleransi.
Ketua Panitia, dalam sambutannya, menyampaikan harapan agar tradisi gotong-royong dan rasa saling menghormati antar umat dan antar adat terus terpelihara. “Kami berharap kegiatan ini memperkuat tali persaudaraan antarsesama warga, lintas generasi, dan antarbudaya. Semoga kekompakan dan kerukunan ini terus dijaga oleh semua pihak,” ujarnya.

Warga dan tamu undangan menyambut positif gelaran tersebut. Beberapa tokoh masyarakat menilai karnaval ini bukan sekadar perayaan, tetapi juga media edukasi budaya bagi generasi muda sehingga nilai-nilai keberagaman dan kebersamaan tetap hidup.
Dengan semangat kemerdekaan yang dikemas lewat karnaval budaya ini, warga RT 07 RW 02 Desa Boboh menunjukkan bahwa perbedaan adat dan usia justru menjadi kekuatan yang menyatukan Indonesia. Pemerintah daerah berharap kegiatan serupa dapat menjadi contoh bagi lingkungan lain dalam menguatkan persatuan dan memelihara kearifan lokal.

Apresiasi penuh disampaikan kepada seluruh panitia, peserta, dan warga yang terlibat. Semoga kerukunan antarumat beragama, antaradat, dan antarwarga terus terjaga dan berkembang, seiring perjalanan bangsa menuju masa depan yang lebih inklusif dan harmonis.
( NK )






