Pemkab Mimika Kembali Adakan Rapat Monitoring dan Evaluasi Kinerja

Harianmerdekapost.com.,MIMIKA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika kembali mengadakan rapat monitoring dan evaluasi (monev) kinerja, bertempat di Timika berita ini dilansir dari mimikakab.go.id, Senin (24/07/2023)wit.

Rapat dipimpin oleh Penjabat Sekretaris Daerah (Pj. Sekda) Mimika, Dr. Petrus Yumte S.H., M.Si. mewakili Pj. Bupati, didampingi Plh Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan pada Sekretariat Daerah (Setda) Mimika, Petrus Lewa Koten, S.H., M.Si. dan Asisten Bidang Administrasi Umum, Hendritte W. Tandiyono, S.E., M.M.

Turut hadir dalam rapat tersebut yakni seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), mulai dari Kepala Dinas, Badan, Bagian dan Kepala Distrik di lingkup Pemkab Mimika, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), operator Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) pada masing-masing OPD, konsultan dan kelompok kerja (pokja).

Pj Sekda Mimika saat memimpin rapat monitoring dan evaluasi kinerja OPD menyampaikan bahwa rapat ini dilaksanakan untuk mengevaluasi secara bersama pelayanan pemerintahan.

“Rapat ini diadakan dengan tujuan untuk menginventarisir faktor-faktor pendukung dan penghambat sebagai bahan evaluasi, sehingga mendapatkan solusi pemecahan masalah yang tepat dan akurat, serta mempertanggungjawabkan penggunaan anggaran yang dikelola, agar program atau kinerja pemerintah dapat lebih berdayaguna dan berhasil,” tuturnya.

Menurutnya, ini merupakan pekerjaan tim, sehingga perlu adanya kerja sama antar OPD.

“Mari kita fokus pada rapat. Hari ini kita mau dengar, apa masalahnya. Apa yang menjadi masalah di OPD, di konsultan dan di pokja? Ini kita kerja tim, jadi mari kita benahi dan bergerak bersama-sama,” tegas Pj. Sekda.

Pj. Sekda memulai dengan menanyakan progres yang ada di OPD-OPD besar dulu, karena nilai dampaknya juga besar. Bila ada kendala, ia meminta agar segera diselesaikan, sehingga di triwulan keempat tidak ada lagi yang masih berproses.

See also  Ops Patuh, Polres Lumajang Tindak Belasan Pelanggar

“Saya harap jangan sampai kita rapat di minggu kedua bulan Agustus dan masih berproses terus. Apalagi bila sampai masuk di triwulan keempat dan kita masih berproses. Proses itu bagian dari langkah, tapi jangan sampai kita berproses hanya di tempat,” pesannya.

Sementara, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Mimika, Ir. Yohana Paliling, M.Si mengatakan, pada aplikasi Sistem Informasi Monitoring dan Evaluasi (SIMONEV) dapat dilihat proses pemaketan yang ada di tiap OPD.

“Bappeda melihat kendala yang terjadi bisa disebabkan terlambat menginput SIRUP, kemudian pemaketannya. Bila OPD belum lakukan pemaketan, maka tidak muncul di sistem. Jadi dari awal sudah kami sampaikan, kami hanya mengontrol di sistem, apakah sudah dipaketkan atau belum, dan progresnya seperti apa,” ungkap Yohana.

Ia menjelaskan, dari 65 OPD di lingkup Pemkab Mimika, ada beberapa OPD yang realisasi fisiknya sudah mencapai 50 persen ke atas, ada yang 40 persen dan ada yang masih di bawah 20 persen.

“Kami rekap dari SIMONEV, posisi kita di hari ini, dari 65 OPD termasuk distrik, badan, dinas, yang realisasi fisik sudah 40 persen ada 11 OPD. Sementara ada 6 OPD yang realisasi fisiknya sudah 50 persen ke atas. Sedangkan yang realisasi fisik masih 20 persen ke bawah, ada 16 OPD,” ucap Yohana.

Ia menambahkan, hal ini cukup mengkhawatirkan mengingat saat ini sudah ada di triwulan ketiga minggu keempat, dan ini cukup menghambat.

“Intinya yang kita kejar sekarang adalah yang sudah berkontrak. Namun bisa jadi masalah bila ada yang belum masuk di sistem dan belum dipaketkan, apalagi bila perencanaan juga belum jalan, atau bahkan belum dilelang,” pungkas Yohana.

See also  Gowes Bersama PJ Bupati Andriyanto Dan Penanaman Pohon Dalam Memperingati Hari Lingkungan Hidup 2024

Untuk itu, lanjut Yohana, saat ini yang harus dikerjakan adalah kegiatan atau proyek yang sudah berkontrak dan sudah ada di sistem.(Amatus Rahakbauw/Kelanit).

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *