Minggu siang, 23 Maret 2025, menjadi hari yang penuh kebersamaan di kebun milik Ibu Pdt. Marice Fakdawer, Kaviar Jemaat Yordan Wosi, Manokwari, Papua Barat. Suasana begitu hidup dengan kehadiran para hamba Tuhan, anak, dan cucu yang menikmati liburan sambil bergotong royong.
Beberapa orang sibuk memotong kayu dengan gergaji mesin, ada yang mencabut rumput, sementara yang lain membakar pisang di atas bara api. Suara aktivitas mereka dipadukan dengan deru angin yang menggoyangkan pepohonan dan deburan ombak Pantai Amban yang bergemuruh dari perjalan.
Kebun yang baru saja dibabat tampak segar dan luas, menciptakan pemandangan yang begitu alami. Alam Papua yang kaya dan mempesona seolah mengingatkan semua yang hadir betapa baiknya Tuhan dalam menciptakan keindahan ini.
Di tengah hiruk-pikuk kesibukan, ada ketenangan yang mengaku dalam hati—suatu perasaan syukur atas kebersamaan, alam yang subur, dan berkat yang melimpah.
Hari itu bukan sekadar hari biasa di kebun, tetapi sebuah momen istimewa yang menyatukan keluarga dan sahabat dalam keharmonisan alam dan kasih Tuhan.
Redaktur Amatus Rahakbauw K