Masa Depan Adalah Miliki Dia Yang Miliki Masa Lalu.

Penulis : Amatus Rahakbauw

Arikel, Daerah313 Dilihat

Harianmerdekapost.com – Kebahagiaan dan kesedihan dalam hidup ini akan datang silih berganti. Setiap hari kamu bisa bertemu dengan orang-orang baru dan berpisah dengan orang lama. Terkadang tak semua pertemuan bisa memberi kebersamaan.

Bahkan ada yang berakhir dengan perpisahan yang menyakitkan.Perpisahan semacam takdir yang selalu ditemui semua insan manusia. Sedih memang berbicara tentang perpisahan, apalagi dengan orang tersayang. Entah dengan orang tua, kerabat, sahabat, rekan kerja maupun kekasih.

Punya rasa malu tentang kehidupan, jauh dari rasa sombong Namun setiap perpisahan dan kata selamat tinggal bukanlah akhir dari sebuah kehidupan. Bahkan terkadang dari perpisahan itu kamu mendapatkan banyak pelajaran.

Untuk memaknai makna perpisahan, ungkapkan perasaanmu dengan perpisahan. Dengan perpisahan ini, hatimu akan lebih tenang untuk lebih siap menatap masa depan.,

“Perpisahaan memang tak akan pernah mudah karena sifat dasar manusia ingin memiliki bukan melepaskan.”2. “Luka akibat sebuah perpisahan selalu menjadi yang terperih diantara luka lainnya, bagaimana tidak perpisahan adalah batas dari kebersamaan yang entah kapan akan terulang” “Semua pasti berubah, mau tidak mau.

Semua pasti berpisah, ingin tidak ingin. Semua pasti berakhir, siap tidak siap.”Kini kau bukan lagi milikku, kini kau telah berada di tempat yang jauh lebih baik.”Kau bagai duri yang menyakiti sebegitu parah, namun bedanya luka yang diberikan olehmu tak dapat ku obati secara instan.

Hatiku seakan berdarah karena menggenggammu terlalu erat. Bagaimanapun aku berusaha kau tidak akan pernah melihat ke arahku, maka kucukupkan aku dan hatiku untuk saling menyakiti”Kamu adalah satu dari sekian banyak hal yang membuatku tidak lagi berteman dengan kata pisah.

Hadirmu bagai lautan di tanah gersang, lalu bagaimana pula harus ku ungkapkan rasaku saat
kau telah beranjak pergi dan tak akan kembali.”Waktu akan terus berlalu meski duniamu tak mengizinkan itu, tapi Tuhan punya rencananya sendiri.

Jangan terlalu meratapi sebuah kata pisah karena sebabnya akan ada sapaan yang datang dan akan lebih indah.”Untuk bisa bersama perlu keteguhan yang luar biasa dari sebelumnya.

Jadi jangan jadikan perpisahanmu adalah sebuah akhir dari segala bentuk pelayaran, tapi jadikan ia sebagai awal kisah baru yang lebih indah dari sebelumnya.”Coba belajarlah kepada senja, karena dia mengajarkan bahwa sesuatu yang terlihat indah sebagian hanya sementara, karena tak ada yang abadi.”Perpisahaan seringkali mengajarkan kita betapa berharganya seseorang setelah dia tiada.

“Tak apa-apa apabila kita bukan jadi yang terbaik, setidaknya kita pernah berusaha walaupun kenyataannya memang tak bisa dipaksakan. “Cinta yang tak mungkin kembali adalah kesakitan abadi, yang mungkin butuh waktu lama untuk penyembuhan.

Sebagaimana rindu yang tak kunjung temu meski bagaimanapun caranya hanya akan melukis duka.” “Perpisahaan selalu mengajarkan kita untuk menghargai, bahwa setiap detik bersama orang yang kita cintai adalah anugerah yang tidak boleh kita sia-siakan.”Manusia tak akan bisa merasakan cinta yang akan hadir jika dia belum bisa melepaskan segala bentuk penderitaan dari kisah sebelumnya.

Oleh karena itu, lepaskan saja dan mulailah hal baru.”Sadarkah kalau semua itu terhubung dengan takdir. Tak ada yang bisa mengatur takdir, jadi nikmatilah setiap detik yang kau punya untuk bersamanya.”Hanya karena suatu hubungan berakhir, bukan berarti kita berhenti mencintai satu sama lain.

Kita hanya berhenti menyakiti satu sama lain.”Perpisahaan itu ada, agar kita bisa menghargai sebuah pertemuan.”Cobalah menjadi aku sebentar saja, maka kau akan merasakan bagaimana perihnya rasa sakit yang kau timbulkan dari caramu memutus segala ikatan yang bahkan telah lama kita bangun.

Tidakkah aku menjadi pesakitan yang tak kunjung menemukan obatnya.”Masa depan adalah miliki dia yang meninggalkan masa lalu, jadikan kisahmu yang ada di masa lalu sebagai pengajaran untuk lebih kuat lagi dari biasanya, berjuang lebih kuat dari biasanya.”Setiap ada pertemuan pasti ada juga perpisahan, tetapi dengan perpisahan tersebut bukan menjadi alasan untuk kita saling melupakan.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *