Harianmerdekapost.com. Lumajang, Jawatimur. Komisi B DPRD Kabupaten Lumajang melaksanakan rapat kerja dan monitoring bersama Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) pada Jumat, 6 Maret 2026. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah memastikan stabilitas ketahanan pangan di Kabupaten Lumajang menjelang Hari Raya Idul fitri.
Dalam rapat tersebut disampaikan bahwa berdasarkan data proyeksi neraca pangan bulan Maret, ketersediaan sejumlah komoditas pokok di Kabupaten Lumajang berada dalam kondisi aman dan bahkan mengalami surplus. Kondisi ini menjadi indikator positif dalam menjaga pasokan pangan bagi masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri.

Selain melakukan rapat kerja, DKPP juga melaksanakan monitoring secara intensif ke sejumlah pasar di wilayah Kabupaten Lumajang guna memantau perkembangan harga serta memastikan distribusi bahan pokok tetap berjalan lancar.
Meski ketersediaan pangan dinilai aman, Komisi B DPRD Lumajang menekankan pentingnya pengawasan terhadap distribusi dan stabilitas harga di pasar. Hal ini menjadi perhatian karena menjelang hari raya biasanya terjadi peningkatan permintaan yang berpotensi memicu kenaikan harga maupun permainan harga di pasaran.
Pemerintah daerah bersama Satgas Pangan juga terus melakukan pemantauan harga serta menggelar program pasar murah sebagai upaya menjaga keterjangkauan harga bagi masyarakat. Melalui sinergi antara DPRD, pemerintah daerah, dan instansi terkait, diharapkan ketahanan pangan di Kabupaten Lumajang tetap terjaga sehingga masyarakat dapat menyambut Ramadan dan Idulfitri dengan kondisi pangan yang aman, cukup, dan stabil.






