IAPVC 2026,From Lens To Legacy Di Taman Safari Indonesia Prigen Pasuruan 

Ratusan peserta Roadshow International Animal Photo and video Competition (IAPVC) 2026 di Taman Safari Indonesia Prigen, Pasuruan.(Foto: Harianmerdekapost.com)

Harianmerdekapost.com-Pasuruan,- International Animal Photo & Video Competition (IAPVC) 2026 kompetisi fotografi dan videografi satwa terbesar di Indonesia yang diselenggarakan oleh Taman Safari Indonesia, kegiatan ini rangkaian dari Road show yang ke 3 setelah dari TSI Bogor ke 1 dan Solo Safari ke 2. (12-09-2026)

“Roadshow International Animal Photo & Video Competition 2026 “From Lens to Legacy” yang digelar pada Sabtu-Minggu (12-13:09:2026 ) di Taman Safari Indonesia Prigen, IAPVC 2026 menemui komunitas fotografer Jawa Timur.

Antusias peserta tidak hanya datang dari komunitas Jawa Timur saja yang hadir dari Bogor pun ikut hadir. Pertemuan ini bukan ajang hunting foto saja namun juga menjadi kesempatan untuk saling bertukar cerita dan pengalaman.

Direktur Utama Taman Safari Indonesia Aswin Sumampau dalam sambutannya menyampaikan bahwa “IAPVC merupakan

ajang silaturrahmi komuniktas fotografer, vidiografer, disamping itu yang datang ke Prigen bukan hanya mendapatkan foto foto kehidupan satwa , tetapi juga mendapatkan nuansa serta cerita baru,” ujar Aswin.

“Acara tahunan ini pada tahun sebelumnya ada 9.000 peserta yang mengikuti dengan lebih dari 18 sampai 19.000 hasil foto dan video yang masuk ke IAPVC.

Tahun ini kita harapkan hasil nya lebih dan dapat membantu menyampailkan pesan konservasi ,yang menurut kita sangat penting untuk bisa tersampaikan ke seluruh masyarakat .”

Aca salah satu peserta mahasiswi Unesa, menyampaikan,” ini merupakan pertama ikut lomba fotografi atau Road show semacam ini”

“Seru banget pokoknya! Jadi kita lebih dekat sama hewannya,kalau biasanya kita ke Taman Safari hanya bisa lihat atau foto dari dalam mobil atau di bus aja. Sedangkan ini bisa turun langsung dan melihat hewannya serta mendekat. Spot yang paling favorit itu spot gajah sama jerapah.”

READ  UNIBA  Dukung Bakat Masyarakat Madura dengan U-Fest 2024

“Untuk Taman Safari, semoga hewan-hewan yang ada di sini terus bisa dilestarikan dan bisa berkembang kembang biak. Pokoknya seru”.. tutup Aca

Salah satu penyelenggara menyampaikan, kita mengadakan lomba fotografi dan videografi ini untuk konservasi.

“Konservasi itu ada tiga fungsinya. Yang pertama untuk perlindungan/penyelamatan. Kedua,melestarikan ( preservation).

Ketiga, dapat dimanfaatkan untuk pendidikan, penelitian, dan untuk lomba foto, seperti ini supaya publik bisa tahu dan bisa jadi awareness program.”

Kenapa harus foto, ? “karena melalui lomba foto itu,kita bisa mengetahui daripada satwa-satwa ini diharapkan dapat meningkatkan rasa cinta, lalu lalu dari kita bagaimana untuk menjaga, melindungi , mengembang biakkan satwa untuk keberlanjutan.”….izz

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *