H.Aripin : Jangan Ada Tarikan Selain Retribusi, Paguyuban Pasar Sayur : Ini Murni Sinergitas Dengan Kepala Pasar Gempol

Harianmerdekapost.com-Pasuruan, – Berhembus isu tak sedap di pasar Gempol, ada dugaan kepala pasar minta dana pada paguyuban pasar sayur untuk memperbaiki salah satu gerobak pengangkut sampah yang kebetulan kurang kondusif untuk pengangkutan.

Ketua Komisi II  DPRD Kabupaten Pasuruan Agus Setya Wardhana marah besar mendengar kabar  adanya rencana perawatan gerobak sampah yang notabenenya adalah asset pasar daerah yang akan di biayai dari  iuran  paguyuban pedagang sayur.

“Perawatan asset ( gerobak sampah ) yang milik pemerintah daerah  tak di  perbolehkan minta sumbangan dari pedagang untuk perawatan/perbaikan,itu harus di lakukan oleh Dinas dari anggaran perawatan“jelas politisi Gerindra asal Tosari ini.

Dia menambahkan,seandainya paguyuban  pedagang sayur di Pasar Gempol secara sukarela menyumbang biaya perawatan  gerobak tersebut tanpa paksaan maka konteksnya lain, keinginan mereka lahir secara sadar ingin mendukung , berpatisipasi  untuk kelancaran operasional pengangkutan sampah “ tambahnya

Beda dengan sekertaris komisi II H. Aripin,

” saya selaku anggota komisi II, mengecam keras bila memang benar kepala pasar Gempol meminta uang kepada pedagang untuk ikut membiayai perbaikan maupun pembelian gerobak sampah” tegas H.Aripin lewat seluler nya

“Jangan dibebani lagi pedagang pasar itu, karena sudah melakukan kewajiban nya membayar iuran tiap hari, berilah hak mereka dengan menyediakan gerobak sampah yang baik” tambah nya

Abah Bakir selaku ketua paguyuban pasar sayur Gempol saat dihubungi awak media menyampaikan bahwa, ” isu kepala pasar minta uang untuk perbaikan gerobak sampah 100% tidak benar. Ini benar-benar inisiatif dari anggota paguyuban sendiri yang menginginkan nya” tegasnya

“Sampai saat ini kepala pasar Gempol tidak pernah sekalipun meminta uang kepada paguyuban kecuali retribusi”

Ini murni sinergi antara kepala pasar dengan paguyuban pasar sayur , seperti kebersihan siang hari sampai jam 24:00 dikerjakan paguyuban. Jadi ini murni kepedulian paguyuban pada pasar Gempol tutup Abah Bakir lewat telepon seluler nya….izz

READ  Babinsa Tegalrejo, Bersama Warga Gotong Royong Bangun Tempat Ibadah di Wilayah

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *