Foto saat H.Arifin turun meninjau di lapangan
Harianmerdekapost.com-Pasuruan — Dukungan terhadap program swasembada pangan nasional terus diperkuat di tingkat daerah melalui pembangunan infrastruktur pertanian. Salah satunya diwujudkan melalui pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) guna mempermudah akses petani ke lahan sekaligus menunjang distribusi hasil panen.
Komitmen tersebut ditegaskan oleh Ketua DPC PDI Perjuangan sekaligus pimpinan DPRD Kabupaten Pasuruan, Arifin, saat meninjau langsung progres pembangunan JUT untuk Kelompok Tani (KT) Turi Makmur di Desa Gununggangsir, Kecamatan Beji, Rabu (04-11-2026) pagi.
Dalam peninjauan tersebut, Arifin didampingi oleh Kepala Desa Gununggangsir Muhammad Yasin, kepala wilayah Kedunturi, serta warga setempat. Kedatangan rombongan disambut antusias oleh para petani yang berharap infrastruktur ini segera rampung dan berdampak langsung pada efisiensi kegiatan pertanian mereka.
Arifin menjelaskan, keberadaan infrastruktur jalan yang memadai merupakan kunci utama dalam menggenjot produktivitas dan kesejahteraan petani. Akses yang lancar akan mempermudah segala aktivitas, mulai dari mobilitas sarana produksi seperti pupuk dan bibit, hingga pengangkutan hasil panen.
“Kami dari DPRD Kabupaten Pasuruan bersama Bupati Pasuruan berkomitmen untuk terus meningkatkan penghasilan para petani. Salah satu indikatornya adalah Jalan Usaha Tani. Dengan jalan yang baik, secara otomatis efisiensi meningkat dan hasil pertanian masyarakat bertambah,” ujar Arifin di lokasi.
Menurutnya, upaya mewujudkan swasembada pangan tidak bisa hanya bertumpu pada ketersediaan pupuk semata. Pemenuhan fasilitas penunjang lainnya, seperti infrastruktur jalan dan bantuan alat mesin pertanian (alsintan), juga menjadi kebutuhan krusial yang harus diselesaikan secara bertahap.
Ia mencontohkan, program “Merdeka Pupuk” yang sedang berjalan harus diimbangi dengan perbaikan fasilitas pendukung agar kerja petani di lapangan jauh lebih optimal.
“Kalau pupuk saja yang merdeka, tetapi fasilitas penunjang lain tidak terpenuhi, petani tidak akan bisa bekerja maksimal. Swasembada pangan harus didukung secara utuh, mulai dari ketersediaan pupuk, infrastruktur, hingga alat mesin pertanian yang dilengkapi secara bertahap,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Desa Gununggangsir, Muhammad Yasin, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Pemkab Pasuruan, Bupati Pasuruan, serta jajaran DPRD atas perhatian yang diberikan kepada warganya, khususnya di wilayah Kedunturi.
Menurut Yasin, pembangunan JUT ini sudah sangat dinantikan oleh warganya karena selama ini akses menuju lahan pertanian memiliki tantangan tersendiri saat musim panen tiba.
“Semoga dengan adanya fasilitas Jalan Usaha Tani ini, mobilitas warga semakin lancar, hasil pertanian meningkat, dan bermuara pada kesejahteraan seluruh warga desa,” ungkap Yasin.
Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah dan legislatif dapat terus terjalin, sehingga program-program berkelanjutan di sektor pertanian terus mengalir ke desanya guna mendongkrak perekonomian lokal….izz






