Dandim 0821/Lumajang Bersama Forkopimda Dampingi Gubernur Jatim Resmikan Jembatan Gantung Kaliregoyo 

Harianmerdekapost.com,Lumajang, Jatim – Komandan Kodim 0821/Lumajang Letkol Czi Gunawan Indra Y. T., S.T., M.M., bersama jajaran Forkopimda sambut kedatangan Gubernur Jatim Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si dalam rangka kunjungan kerja serta meresmikan jembatan gantung Kaliregoyo yang terletak di Desa Sumberwuluh Kecamatan Candipuro Kabupaten Lumajang, Selasa (17/10/2023)

Dalam sambutannya Gubernur Jatim mengatakan bahwa jembatan sepanjang 150 meter dan lebar 2 meter tersebut pembangunannya bersumber dari APBN Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat telah rampung direhabilitasi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan siap digunakan oleh masyarakat.

Lebih lanjut, dirinya berharap semua yang dilakukan menambah kemudahan masyarakat, meningkatkan akses masyarakat, Insha Allah membahagiakan masyarakat, mudah-mudahan Jawa Timur Allah anugrahkan keberkahan.

“Tolong rawat jembatan ini, karena ini memudahkan akses panjenengan baik yang sekolah, yang berdagang, aksesibilitas hasil pertanian, didalamnya juga dibangun tanggul Kali Mujur dan Kali Glidik, kalau ada tanggul proses yang terjadi dalam dinamika gunug api bisa diantisipasi,” tutur Khofifah.

Dalam kesempatan yang sama, Pj. Bupati Lumajang Indah Wahyuni mengucapkan terima kasih atas perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Timur terhadap masyarakat Lumajang yang telah merampungkan rehabilitasi Jembatan Gantung Kaliregoyo.

“Terima Kasih kepada Ibu Gubernur, Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang berkenan rawuh dan meresmikan Jembatan Gantung Kaliregoyo dan Bronjongan Kaliregoyo, mudah-mudahan ini membawa dampak positif bagi pembangunan di Lumajang,” ujarnya.

Kemudian, saat dikonfirmasi Tim Pemdim Dandim 0821/Lumajang Letkol Czi Gunawan Indra Y. T., S.T., M.M., menambahkan kunjungan kerja Gubernur Jatim bertujuan untuk meresmikan jembatan gantung Kaliregoyo yang rusak akibat Bencana banjir lahar dingin pada 7 Juli 2023 lalu,

Lanjutnya, dengan terputusnya jembatan tersebut warga Dusun Jobong dan Kajar Kosong terisolir serta memutus aksesibilitas roda perekonomiannya.

“Kami berharap setelah diresmikannya jembatan ini akses masyarakat lebih baik serta dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk membangkitkan perekonomian, pendidikan, kesehatan, sehingga kesejahteraan masyarakat dapat dirasakan”, tutur Dandim (fjr)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *