Bimtek dan Sertifikasi Supervisor K3 Konstruksi (Jenjang 5) Bagi ASN Dilingkungan Pemkab Pasuruan 

Harianmerdekapost.com-Pasuruan,— Pemerintah Kabupaten Pasuruan terus memperkuat kompetensi aparatur dalam mendukung penyelenggaraan pekerjaan konstruksi yang aman, berkualitas, dan sesuai dengan ketentuan keselamatan konstruksi. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Sertifikasi Kompetensi Kerja Supervisor K3 Konstruksi Jenjang 5 bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pasuruan.(11-08-2026)

Supervisor K3 Kontruksi Jenjang 5 merupakan kualifikasi sertifikasi profesi (SKK Konstruksi) untuk tenaga teknis senior atau penanggung jawab operasional yang bertugas mengawasi penerapan program Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lokasi proyek

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi Kabupaten Pasuruan tersebut diikuti oleh ASN dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) penyelenggara pekerjaan konstruksi di Kabupaten Pasuruan.

Bimtek dan sertifikasi kompetensi ini secara resmi dibuka oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Pasuruan, Drs. SYAIFUDDIN AHMAD, M.Si. Kegiatan tersebut menjadi salah satu langkah strategis pemerintah daerah dalam memastikan aparatur yang terlibat dalam penyelenggaraan pekerjaan konstruksi memiliki pengetahuan, keterampilan, dan kompetensi yang memadai di bidang keselamatan dan kesehatan kerja (K3) konstruksi.

Dalam sambutannya, Asisten Perekonomian dan Pembangunan menekankan bahwa aspek keselamatan harus menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari setiap proses pembangunan. Penyelenggaraan pekerjaan konstruksi tidak hanya dituntut menghasilkan infrastruktur yang berkualitas, tetapi juga harus dilaksanakan dengan memperhatikan keselamatan seluruh pihak yang terlibat.

“Keselamatan konstruksi merupakan bagian penting dalam setiap pelaksanaan pembangunan. Karena itu, peningkatan kompetensi ASN yang terlibat dalam penyelenggaraan pekerjaan konstruksi menjadi sangat penting agar setiap proses pembangunan dapat berjalan secara aman, tertib, dan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan aparatur yang memiliki kompetensi di bidang keselamatan konstruksi akan memberikan penguatan terhadap fungsi pemerintah daerah, baik dalam perencanaan, pelaksanaan, maupun pengendalian pekerjaan konstruksi.

READ  Karo SDM Polda Papua Barat Gelar Kegiatan Trauma Healing di Kramomongga.

Melalui kegiatan tersebut, peserta tidak hanya memperoleh pembekalan melalui Bimbingan Teknis, tetapi juga mengikuti proses sertifikasi kompetensi kerja untuk memperoleh pengakuan atas kompetensi yang dimiliki sebagai Supervisor K3 Konstruksi Jenjang 5…izz

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *