Sampoerna Kick-Off Re-Sertifikasi AWS 2026 Untuk Perkuat Konservasi Hulu dan Efisiensi Air

Harianmerdekapost com-Pasuruan,–
Komitmen menjaga keberlanjutan sumber daya air kembali ditegaskan PT HM Sampoerna Tbk – Sukorejo Plant.

Hal itu ditandai dengan pelaksanaan Kick-Off Program Re-Sertifikasi Alliance for Water Stewardship (AWS) 2026 yang digelar di Wana Wisata Hutan Cempaka, Desa Dayurejo, Kecamatan Prigen, Senin (27/4/2026).

Mengusung tema “Konservasi di Hulu, Efisiensi di Pabrik untuk Keberlanjutan Air di Masa Depan”, kegiatan ini menjadi langkah lanjutan dari komitmen perusahaan dalam menjaga keseimbangan air, baik di tingkat industri maupun lingkungan.

Sejak memperoleh sertifikasi AWS pada 2019 dan terakhir diperbarui pada 2025, Sampoerna terus memperkuat program keberlanjutan air melalui berbagai inisiatif.

Salah satunya melalui program CSR Water Sustainability Program (WASP) yang telah berjalan di kawasan hulu DAS Gumandar.

Pada tahun 2026 ini, program tersebut dilanjutkan melalui inisiatif Hutan Asuh Sampoerna, sebagai bagian dari skema Pembayaran Jasa Lingkungan Hidup (PJLH).

Sejumlah kegiatan telah disiapkan, mulai dari penanaman 2.000 pohon, pembangunan sumur resapan, pendampingan Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD), hingga edukasi pengelolaan sampah bagi masyarakat sekitar.

Manager MNF Sustainability PT HM Sampoerna Tbk Sukorejo Yoseph Lodovikus menegaskan, upaya menjaga air tidak cukup hanya dilakukan di dalam pabrik, tetapi harus dimulai dari kawasan hulu.

“Komitmen kami terhadap keberlanjutan air tidak hanya melalui efisiensi di pabrik, tetapi juga melalui konservasi di hulu. Dengan kolaborasi multipihak, kami berharap program ini memberi manfaat nyata bagi masyarakat dan lingkungan,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Direktur Cempaka Foundation Sarifudin Lathif yang menilai kolaborasi antara perusahaan, masyarakat, dan pemerintah menjadi kunci keberhasilan program konservasi.

“Program Hutan Asuh Sampoerna menjadi contoh bagaimana skema PJLH dapat berjalan efektif, tidak hanya menjaga lingkungan, tetapi juga memberdayakan masyarakat lokal,” katanya.

READ  Polres Pasuruan Gelar Patroli Skala Besar Cegah Gangguan Kamtibmas Malam Akhir Pekan

Kegiatan ini juga menjadi ruang sosialisasi rencana kerja implementasi standar AWS tahun 2026, sekaligus memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan dalam menjaga keberlangsungan air di DAS Gumandar.

Selain itu, program ini sejalan dengan berbagai kebijakan nasional dan daerah terkait pengelolaan sumber daya air dan lingkungan hidup.

Sekaligus mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya pada aspek air bersih, perubahan iklim, ekosistem daratan, dan kemitraan.

Melalui langkah ini, Sampoerna berharap kolaborasi yang terbangun tidak berhenti pada seremoni semata, tetapi berlanjut dalam aksi nyata.

Dari hulu yang terjaga hingga hilir yang efisien, keberlanjutan air diharapkan dapat terus terpelihara untuk generasi hari ini dan masa depan…red/izz

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *