Harianmerdekapost.com – Sumenep, Madura, Jawa Timur – Kehangatan dan kepedulian sosial terasa kental dalam kegiatan reses yang digelar Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Sumenep, Darul Hasyim Fath. Tak sekadar menjalankan agenda serap aspirasi, ia juga menghadirkan aksi nyata dengan menyalurkan santunan kepada anak yatim.
Kegiatan tersebut berlangsung di Desa Masalima, Kecamatan Masalembu, pada Jumat (13/3/2026), dan dihadiri tokoh masyarakat, perangkat desa, serta warga setempat. Suasana penuh keakraban pun mewarnai jalannya kegiatan yang menjadi momen pertemuan langsung antara wakil rakyat dan masyarakat di daerah pemilihannya.
Dalam kesempatan itu, Darul menegaskan bahwa reses bukan hanya sekadar forum formal untuk menampung aspirasi, tetapi juga ruang membangun kedekatan emosional dengan masyarakat. Ia ingin memastikan bahwa suara warga benar-benar didengar, sekaligus menghadirkan kepedulian nyata bagi mereka yang membutuhkan.
“Reses ini menjadi wadah untuk menyerap langsung kebutuhan masyarakat. Di saat yang sama, kami juga ingin berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial,” ujarnya, Minggu (15/03/2026)
Sebagai bentuk komitmen tersebut, Darul menyerahkan santunan kepada sejumlah anak yatim. Bantuan itu diharapkan mampu menjadi penyemangat bagi mereka agar tetap optimistis menjalani kehidupan, sekaligus terus melanjutkan pendidikan demi masa depan yang lebih baik.
Ia juga menekankan pentingnya perhatian terhadap anak yatim, terutama dalam hal akses pendidikan. Menurutnya, dengan dukungan bersama, mereka memiliki peluang yang sama untuk tumbuh dan meraih cita-cita.
“Anak-anak yatim harus mendapatkan perhatian yang setara. Dengan kepedulian bersama, mereka bisa berkembang dengan baik dan memiliki kesempatan yang sama untuk meraih masa depan,” tambahnya.
Kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari warga Masalima. Bagi masyarakat setempat, aksi berbagi dengan anak yatim sudah menjadi tradisi yang konsisten dilakukan Darul, khususnya setiap momentum bulan Ramadan.
Selain penyerahan santunan, agenda reses juga diisi dengan dialog terbuka bersama warga. Berbagai aspirasi pun disampaikan, mulai dari pembangunan infrastruktur, peningkatan layanan publik, hingga program pemberdayaan ekonomi masyarakat.(*)






