Cukup di Bangil untuk Bikin Pasport, Bupati Pasuruan Resmikan Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI

Harianmerdekapost.com, Pasuruan
Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo bersama Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Imigrasi Jawa Timur Novianto Sulastono
sudah meresmikan kantor Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI, Kamis (5/2/2026).

Secara simbolis, Bupati menandatangani plakat dan juga menyerahkan dua paspor milik masyarakat yang sudah jadi sebagai tanda beroperasinya kantor ini.

Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Pasuruan ini berada di Ex Gedung Perpustakaan Umum Daerah Kabupaten Pasuruan, Dermo atau di depan Polres Pasuruan Bangil.

Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo mengaku bersyukur karena Pasuruan memiliki Kantor Imigrasi, berkat persetujuan dari Direktorat Jendral Imigrasi.

“Memang sejak awal dilantik, kami ingin ada kemudahan layanan keimigrasian untuk masyarakat Kabupaten Pasuruan. Dan allhamdulilah disetujui,” katanya.

Disampaikannya, kehadiran kantor ini di Pasuruan bisa jadi alternatif bagi warga Kabupaten Pasuruan yang ingin urus paspor. Tidak harus jauh ke Malang, Surabaya atau lainnya.

“Semuanya bisa terlayani di kantor ini. Semoga, dengan diresmikannya kantor ini, bisa membawa manfaat untuk masyarakat Pasuruan dan sekitarnya,” urainya.

Mas Rusdi, sapaan akrab Bupati, mengatakan, sejak awal salah satu imipainnya bersama semua pihak, bagaimana ada kemudahan untuk bikin paspor di Pasuruan.

“Alhamdulillah, karena setiap tahun, masyarakat Pasuruan
yang berangkat umroh dan haji semakin banyak. Dan mereka butuh paspor untuk ke sana,” tambahnya.

Ini terbukti,saat perjalanan umrohnya di akhir Januari kemarin. Dia mengaku banyak bertemu dengan masyarakat Pasuruan di sana cerita Mas Rusdi

“Saya sedang di depan area Zam – zam tower, tiba – tiba disapa orang, pak Bupati Pasuruan ya. Terus saya tanya, darimana, dari Purwodadi, Kraton, dan lainnya,” jelasnya

Mas Rusdi menyampaikan terima kasih kepada semua pihak
yang ikut berkontribusi dalam mewujudkan kemudahan layanan pengurusan paspor dengan adanya kantor ini.

READ  Karang Taruna Dusun Carat Bersama Pemuda Pemudi Lingkungan RW 01 , 02,03Dan Pemuda Gereja Carat Gelar Bagi Takjil

“Ini tidak akan bisa terwujud kalau tidak gotong royong, kita akan support terus kantor Imigrasi Pasuruan ini. Kalau ada kurang, akan kami perbaiki,” ungkap Mas Rusdi.

Politisi muda Partai Gerindra ini mengaku siap memberi dukungan agar pelayanan di kantor ini semakin lengkap, nyaman dan berkualitas.

“Saya mengajak semua masyarakat Pasuruan, atau luar Pasuruan untuk memanfaatkan fasilitas ini layanan imigrasi yang mudah, dan cepat di Pasuruan,” tegasnya.

Febby Randria Ramadhani, warga Kota Batu menjadi salah satu penerima paspor perdana dari Kantor Imigrasi kelas III Non TPI Pasuruan.

Dia mengaku mengurus dokumen itu secara online. Dan dia memilih Pasuruan untuk pencetakan paspornya karena memang masih ada kuotanya.

“Allhamdulilah sudah jadi sekarang. Saya urus paspor untuk urusan keluarga mau ke Singapura. Layanan di Pasuruan cepat, 3 hari sudah jadi ini,” imbuhnya.

Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Imigrasi Jawa Timur Novianto Sulastono mengaku siap melayani masyarakat yang membutuhkan layanan keimigrasian.

Dia mengatakan, kehadiran kantor Imigrasi Pasuruan ini merupakan aksi nyata darinPemkab Pasuruan bersama Direktorat Jenderal Imigrasi.

“Terima kasih atas semua ini, kami berharap kolaborasi dan sinergi ini bisa dijaga, dan dikembangkan sehingga tidak berhenti sampai disini,” tambahnya.

Menurut dia, keberadaan kantor ini sangat strategis dan dibutuhkan masyarakat, karena akan memudahkan dan membuat layanan lebih dekat.

“Selain layanan pembuatan dan perpanjang paspor, kantor ini juga akan memudahkan pengawasan orang asing, karena Pasuruan banyak perusahaan,” imbuhnya.

Ia mengatakan, dari data awal, minat masyarakat yang ke kantor ini sangat tinggi. Tiga hari soft launching, pemohon pembuatan paspor sudah 40 lebih.

“Semoga kerjasama yang baik ini bisa membawa kebaikan
dan manfaat untuk semua masyarakat Kabupaten Pasuruan,”
“Saat ini pembuatan paspor untuk kantor Bangil terbatas sampai 50 pasport dalan sehari” tutup dia

READ  𝐏𝐞𝐦𝐛𝐚𝐧𝐠𝐮𝐧𝐚𝐧 𝐈𝐊𝐍 𝐒𝐮𝐤𝐬𝐞𝐬 𝐓𝐚𝐫𝐢𝐤 𝐈𝐧𝐯𝐞𝐬𝐭𝐚𝐬𝐢 𝐑𝐩.𝟔𝟎 𝐓𝐫𝐢𝐥𝐢𝐮𝐧 𝐃𝐚𝐫𝐢 𝐏𝐚𝐫𝐚 𝐈𝐧𝐯𝐞𝐬𝐭𝐨𝐫 𝐒𝐰𝐚𝐬𝐭𝐚

Inilah salah satu wujud komitmen Pemerintah daerah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan dalam menghadirkan layanan masyarakat yang mudah, cepat dan gampang terus ditunjukkan.

Dan ini wujud nyata pemerintah daerah kabupaten Pasuruan bisa kolaborasi dan sinergi yang kuat dengan instansi lain yakni Direktorat Jenderal Imigrasi, Pasuruan akhirnya bisa memiliki Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI… Izz

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *