Harianmerdekapost.com, Pasuruan, Jatim – Ada tiga titik ruas jalan Nasional di kecamatan Gempol kabupaten Pasuruan dalam kondisi rusak parah diantaranya dari Apollo sampai depan Stadion Kejapanan dalam kondisi rusak parah ya bergelombang yang banyak titik berlubang ,depan makam Mlaten kondisi lubang cukup parah dan yang paling parah yakni ruas jalan Nasional pada ruas jalan depan Alfa Mart Bulog Kejapanan ya bergelombang ya berlubang sangat parah dimana dalam 8 hari telah memakan korban 21 orang pengguna jalan roda dua kejeglong dan tersungkur ,rincian kejadian laka tunggal tanggal 11-01-2026 sebanyak 10 x kejadian , tanggal 18-01- 2026 sebanyak 7x kejadian ( sumber data ILKP Korcam Gempol ) dan tanggal 19- 01-2026 sebanyak 4x kejadian ( sumber data jukir dan satpam Bulog ) Pemerintah perlu memberikan apresiasi kepada penyelenggara Jalan Nasional yang sangat hebat itu kinerjanya itu.
Dan jalan Nasional pada ruas jalan depan lapangan olahraga dusun Sejo desa Karang Rejo ya bergelombang ya berlubang dimana tanggal 19- 11 – 2025 telah terjadi laka tunggal sebanyak 12x ,pengguna jalan roda dua kejeglong jatuh tersungkur (sumber data ILKP Korcam Gempol).

Kemudian depan makam Mlaten dan kantor BBWS 0p 04 telah terjadi laka tunggal sebanyak 4x beda hari pengguna jalan roda dua kejeglong jatuh tersungkur pada akhir bulan Desember 2025 ( sumber data warga setempat ).
Pihak BBPJN Satker pelaksanaan jalan Nasional wilayah III telah melakukan perbaikan tambal sulam pada banyak titik jalan Nasional yang berlubang ,dan khusus pada ruas jalan depan Alfa Mart Bulog ada rembesan air pada lubang yang telah ditambal hanya sehari rusak lagi dan menduga adanya pipa PDAM Surabaya atau Pasuruan telah terjadi kebocoran ,sudah di check bersama masih belum menemukan posisi titik pipa yang bocor .
Berdasarkan hasil konfirmasi Tim media harian merdeka post dengan pihak PDAM cabang Gempol ditemui Bapak Rudi ( 22-01-2026) di kantornya , Beliau menjelaskan bahwa pipa yang melintas jalan raya adalah milik PDAM Surabaya dan pipa milik PDAM Pasuruan itu tidak ada yang nyebrang jalan tapi ditepi jalan baik yang sebelah barat dan timur jalan . Tuturnya !!.
Kami dapat surat pemberitahuan dari pihak BBPJN kalau tidak tanggal 23-01-2026 atau 24-01-2026 akan melakukan richeck ulang tentang adanya dugaan pipa yang bocor termasuk PDAM Surabaya dan pean nanti saya info . Jelasnya !!
Berdasarkan hasil investigasi Tim media harian merdeka post ( 24-01-2026)jalan Nasional dari ruas jalan Apollo sampai ruas jalan depan stadion Kejapanan ( Malang – Surabaya) dalam kondisi rusak ya bergelombang ya banyak berlubang , depan makam Mlaten cukup parah dan depan Alfa Mart Bulog Kejapanan paling parah , Jalan nasiosional dari ruas jalan depan Bulog Kejapanan sampai ruas jalan depan lapangan olah raga Sejo desa Karang Rejo banyak titik yang berlubang dan dalam katagori menjadi tidak layak lagi disebut salah satu Jalan Nasional dimana ujungnya sangat meresahkan karena membahayakan keselamatan jiwa pengguna jalan terutama pengendara roda dua yang melintas jalan tersebut .
Tidak perlu percaya dengan penulis tapi alangkah bijak dan arifnya Ibu Gubernur Jawa Timur bersama komisi terkait , Ka BBPJN Jawa- Bali. Bapak Bupati Pasuruan bersama ketua DPRD kabupaten Pasuruan untuk melakukan sidak ke TKP ,supaya dapat melihat langsung kondisi jalan Nasional yang rusak parah tersebut dan mendapat data yang lebih riel .
Penulis meminta kepada BBPJN secepatnya melakukan richeck bersama dengan pihak PDAM Surabaya dan Pasuruan ,bila berpendapat ada dugaan pipa milik PDAM yang bocor ,jangan larut supaya segera ada kejelasan dan demi menghindarkan tersungkurnya korban lagi .
Apabila mengacu pada tingkat kerusakan jalan Nasional pada ruas jalan Apollo sampai ruas jalan depan stadion Kejapanan sesuai ketentuan undang-undang LLAJ nomor 22 tahun 2009 sebagaimana yang diatur dalam pasal 11 dan 24 , menurut hemat penulis harus dilakukan pengaspalan total atau satu lapis bukan tambal sulam yang bersifat perbaikan sementara .
Sebagai bentuk rasa peduli atas hak dan kepentingan rakyat pengguna jalan untuk mendapat layanan jalan yang baik, dipastikan penulis hari senen tanggal (26-01-2026) akan berkirim surat pengaduan kepada Menteri PUPR RI tentang perihal tersebut diatas . ( Budhi H).






