Teman Sejati Bukan Teman Yang Menjatuhkan.

Penulis : Amatus Rahakbauw

Arikel, Daerah725 Views

Harianmerdekapost.com,Sorong Papua Barat Daya – Orang yang menyakiti kita berisi ungkapan halus tapi menohok. Dalam berhubungan sosial antar sesama manusia, terkadang timbul perasaan tidak suka, iri, dengki dan marah.

Bahkan, tak sedikit orang yang merasa sakit hati hingga bersedih karena tingkah laku orang lain.

Akibat rasa kecewa dan sakit hati yang mendalam, terkadang membuat seseorang sulit untuk dapat mengutarakan isi hati dan perbuatan jahat yang dilakukan oleh orang lain.

Maka dengan cara kita yang baik, bisa membuat orang yang membaca atau teman kamu tersadar atas perbuatan jahatnya.

Setidaknya dengan melontarkan kata-kata yang penuh kasih sayang juga bisa membuat perasaan sesama kita menjadi lega dan lebih tenang. Sindir-menyindir adalah sebuah fenomena umum dalam masyarakat.

Ada banyak bahasa secara tidak langsung yang menyindir orang yang menyakiti hati kita secara tidak langsung yang mana dapat bisa kamu baca dan ungkapkan melalui media sosial secara bijak.

“Teman sejati bukan teman yang menjatuhkan, tetapi teman yang menguatkan.”Teman munafik bisa menyebabkan lebih banyak kerusakan padamu daripada musuh sungguhan.”

“Orang munafik mengatakan hal-hal baik tentangmu di depanmu, kemudian menceritakan hal-hal buruk tentangmu kepada orang lain saat kamu tidak ada.”Setiap orang memiliki dua wajah, tetapi seringkali kita hanya melihat satu sisi dari mereka. Jadi, jangan pernah menilai siapa pun dari penampilan mereka.”

Beberapa teman seperti uang, bermuka dua dan tidak berharga.”
Orang-orang akan menikammu dari belakang dan kemudian bertanya mengapa kamu berdarah.”

Mungkin seharusnya kau makan kosmetik juga, supaya hatimu jadi cantik.”Aku benci dengan orang yang mengatakan benci seseorang, namun ia masih pergi dan bergaul bersama.”

“Kalau mendadak kamu melupakanku, jangan pernah mencariku lagi karena mungkin aku juga sudah melupakanmu.”Lebih baik mempunyai musuh yang menamparmu pribadi di depan wajahmu daripada sobat yang menusuk dari belakang.”

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *