Peringati Nuzulul  Qur’an di Masjid  Cenghoo Pandaan, Prof.KH.Said Aqiel Siradj : Islam Selamatkan Kita Dari Jahiliyah 

Harianmerdekapost.com-Pasuruan,- Di iringi cuaca gerimis, tidak menghalangi ribuan jamaah  memenuhi  Masjid Muhammad  Cenghoo Pandaan Kabupaten Pasuruan untuk menghadiri acara Nuzulul Qur’an yang di laksanakan oleh PC GP Ansor dan Fatayat Bangil pada Senin Malam ( 09/03/26)

Acara yang di dukung penuh oleh jajaran Pengurus PC NU Bangil,MWC NU,Banom NU, Pager Nusa, dihadiri wakil Bupati Pasuruan Sobih Asrori, walikota walikota Pasuruan Adi Wobowo , ketua DPRD Pasuruan Syamsul Hidayat dan dua tamu undangan dari jakarta yakni  Prof K.H. Said Aqiel Siradj  selaku Mustasyar Nahdlatul Ulama  dan Faisol Reza  sebagai Wakil Menteri Perindustrian pada Kabinet Merah Putih RI.

Dalam sambutanya,ketua PC NU Bangil Edy Supriyanto mengatakan dirinya mengucapkan banyak terima kasih kepada Bupati Pasuruan HM Rusdi Sutejo dan wakil Bupati Sobih Asrori yang sudah mendukung  terselenggaranya acara Nuzulul Qur’an  yang di laksanakan oleh  PC GP Ansor dan   fatayat Bangil

“ meskipun malam hari ini cuacanya hujan gerimis, tapi  tak menyurutkan semangat para jamaah  untuk hadir di acara peringatan Nuzulul Qur’an “jelasnya.

Ketua PC NU Bangil yang baru terpilih ini menambahkan, dirinya juga mengucapkan kepada semua pihak yang sudah ikut membantu terlaksananya kegiatan ini bisa berjalan dengan sukses dan lancer , termasuk juga  KH  Mushonnif Muslimin selaku ta’amir Masjid Muhammad Cenghoo.

Dalam Tausiyahnya sang cendekiawan muslim KH Said Aqiel yang begitu luas ilmunya  ini menyampaikan ke jamaah  bahwa, sebelum kedatangan agama Islam, baik di benua Eropa maupun Asia rata rata mereka menyembah apa yang diyakini dengan menggunakan kitab agama nya, namun beda di negeri Arab mereka menyembah berhala tanpa ada kitab nya.

Pokoknya mereka menyembah berhala yang dianggap paling besar makanya disebut Jahiliyah.Disamping itu dalam kehidupan sehari-hari siapa yang kuat dan kaya dialah yang berkuasa dan yang patut disanjung.

READ  Sinergitas Dan Gotong Royong Tanpa Batas! " Dalam Peringatan Ruwatan " Hanya Ada Di Dusun Dieng Jeruk Purut

Pada masa Jahiliyah orang pada memuja muja penyair, penyanyi, tukang santet ,mengubur hidup-hidup anak perempuan,dan kehidupan bebas antara perempuan dan laki laki.

“Islam datang menghilangkan seluruh kehidupan jahiliyah, dalam Islam tidak ada lagi pemujaan pada berhala, minta tolong tukang santet,tidak ada lagi perbudakan,dan perzinahan”

“Mereka yang menolak rata rata tukang pembuat berhala, tukang zina dan orang kaya yang suka diagung agungkan” tegas kyai Aqiel Siradj

Saat Kyai Aqiel menyampaikan. ..     ” jadi kalau kita masih nyembah berhala, mencari tukang santet dan ingin di puji berarti kita masih… serempak seluruh jamaah masjid berkata “JAHILIYAH” …izz

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *