Langkah Persekabpas Pasuruan Agak Terhambat Setelah Di Tahan Persid Jember 1-1

Harianmerdekapost.com, Pasuruan, Jatim – Stadion R Soedarsono pogar Bangil, yang juga sekaligus home base Persekabpas dijadikan salah satu venue perhelatan babak 16 besar liga 3 “kapal api” PSSI JawaTimur. Dalam pertandingan pertama Persekabpas menundukkan PS Mojokerto 2-1, sedang Persid Jember menang dari PSM Madiun 2-0.

Pada kelanjutan liga 3 PSSI Jawa Timur group HH, Persekabpas Pasuruan ditahan Persid Jember 1-1 dan pada pertandingan pertama ditempat yang sama PS Mojokerto ditaklukkan PSM Madiun 2-5. Persekabpas Pasuruan yang didukung langsung pendukung nya diharapkan bisa menang, untuk memudahkan lolos ke babak 8 besar. Ternyata Persid Jember melakukan perlawanan mulai pluit babak pertama dimulai, akhirnya penyerang Persid Jember no punggung 9 Ghifari vaiz) berhasil membobol gawang Persekabpas pada menit 10 . Hasil 1-0 untuk Persid sampai pluit babak pertama dibunyikan.

Ketinggalan 1 gol pada babak pertama melecut motivasi permain Persekabpas untuk merubah permainan nya. Penyerangan mulai ditumpukan pada penyerang dari sayap ( Winger) kiri dan kanan. Beberapa kali umpan lambung yang membahayakan gawang Persid Jember terjadi. Yang bikin cemas pendukung Persekabpas adalah beberapa kali tembakan ke gawang lawan tidak berhasil. Permainan penjaga gawang Persid Jember memang bermain prima. Kebuntuan untuk membobol gawang Persid akhirnya terpecahkan oleh penyerang sayap kanan Nur Aqil dengan nomor punggung 12. Kedudukan akhirnya menjadi 1-1, walaupun sudah mengeluarkan permainan terbaiknya, kedudukan akhirnya tetap berimbang sampai pluit babak kedua dibunyikan. Hasil imbang ini membuat punggawa Persekabpas tidak boleh lengah dipertandingan terakhir melawan PS Mojokerto untuk bisa ikut 8 besar.

Pelatih Persekabpas Subangkit saat ditemui awak media mengakui bahwa pada babak pertama kita lengah kurang cepat untuk in. Tapi setelah istirahat dan diberi pengarahan, barulah pemainnya bisa langsung tancapkan semangat nya. Dan mudah mudahan untuk pertandingan terakhir, mainnya seperti babak kedua tadi. Berani main terbuka dan menyerang lewat segala lini, baik tengah maupun sayapnya. Ditempat yang sama PJ Bupati Andriyanyo yang sekaligus manager Persekabpas, mengucapkan syukur Alhamdulillah. Walaupun kedudukan berimbang, tapi semangat dan permainan Persekabpas mulai meningkat. Semoga pertandingan terakhir melawan PS Mojokerto bisa menang, mohon do’anya dari semua pecinta Persekabpas. (izz)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *