Gapoktan Desa Kepulungan Gebyar Panen Raya “Dalam Mewujudkan Swasembada Pangan yang Berkelanjutan”

Harianmerdekapost.com, Pasuruan – Berkat sinergitas Pemdes Kepulungan dengan PPL kecamatan Gempol, Gapoktan desa Kepulungan,TNI dan Polri telah mampu mengembangkan sektor pertanian , dan berkait dengan perihal tersebut Gapoktan desa Kepulungan kecamatan Gempol kabupaten Pasuruan pada hari kamis tanggal ( 23-07-2026) Gelar Tasyakuran Panen Padi MT 2.

Giat diselenggarakan di area lahan pertanian dusun Betas desa Kepulungan yang dimulai dari jam 07.45 wib -selesai, sedang para pihak yang hadir antara lain Kepala desa Kepulungan Bapak Didik Hartono SH, MH , Sekdes Kepulungan Bapak Fachrudin Salim, Perwakilan dinas pertanian provinsi Jawa Timur Ibu Atik Dewi Restiana Petugas POPT, Kordinator PPL kecamatan Gempol yang akrab disapa Mbak Illah Prameswari beserta Jajaran dan 80 orang perwakilan petani se desa Kepulungan.

Dalam sambutan singkat yang disampaikan oleh kepala desa Kepulungan Bapak Didik Hartono SH, MH beliau menyampaikan bahwa hari Gapoktan desa Kepulungan gelar Tasyakuran panen raya untuk yang kesekian kalinya, Kami atas nama pemerintah desa Kepulungan sangat bangga dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Gapoktan desa Kepulungan atas kerja keras dan melakukan terobosan menjalin kemitraan dengan PT SBE dengan baik selama ini . Tuturnya !!

Satu hal yang perlu dipahami bersama bahwa petani adalah garda terdepan dalam mewujudkan swasembada pangan di bumi Nusantara sebagaimana yang sering disampaikan oleh Bapak Presiden Indonesia Prabowo Subianto.
Dan dalam pelaksanaan program ketahanan pangan bidang pertanian di desa Kepulungan dengan tingkat keberhasilan yang telah diraihnya adalah merupakan satu bentuk karya nyata untuk turut serta mendukung program swasembada pangan Bapak Presiden Indonesia Prabowo Subianto yang berkesinambungan.
Pungkasnya !!.

Sedang sambutan singkat yang disampaikan oleh kordinator PPL kecamatan Gempol yang akrab disapa Mbak Illah Prameswari , beliau menyampaikan bahwa Untuk pengambilan pupuk subsidi sesuai ketentuan regulasi yang baru harus membawa KTP asli dan kuantita pupuk subsidi mengalami pengurangan . Tutur nya !!.

READ  Komandan Puspenerbal terima laporan Korps Kenaikan Pangkat 36 Perwira Penerbangan TNl AL

Sesuai dengan sambutan kordinator PPL kecamatan Gempol tersebut diatas tentang ada kebijakan pengurangan pupuk subsidi,menurut hemat awak media harian merdeka post bila diperkenankan berpendapat bahwa kebijakan tersebut sangat tidak berpihak kepada rakyat kecil (para petani) dan sangat dikeluhkan, diharapkan kordinator PPL kecamatan Gempol bisa menyampaikan keluhan tentang pengurangan jatah pupuk ( bila benar diberlakukan) kepada kepala dinas Pertanian kabupaten Pasuruan, dasar substansialnya adalah demi meringankan beban biaya pengadaan bagi para petani , kalau kebijakan tersebut dilakukan hanya karena adanya temuan BPK atau dengan syarat harus menggunakan methode PMAAS ( metode Amerika) menurut hemat penulis tidak ada korelasinya.
( Budhi H).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *