Di Tahun Pertama Kepemimpinan Bupati Pasuruan H.M.Rusdi Sutedjo Raih WTP

Harianmerdekapost.com- Pasuruan, – Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Samsul Hidayat, secara resmi membuka Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Pasuruan Tahun Anggaran 2025,di Gedung DPRD Raci,(30-03-2026

Dalam sambutannya ketua DPRD menyampaikan apresiasi nya atas capaian yang telah dilakukan Bupati dan wakil Bupati selama kepemimpinan nya di tahun pertama nya memimpin kabupaten Pasuruan.

” Sekarang disetiap desa maupun kelurahan sudah berdiri Posbakum, Dapat nya penghargaan Adiwiyata Nasional maupun Adiwiyata Mandiri, Raihan penilaian dari BPK RI opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dan masih ada beberapa penghargaan tingkat Nasional” tutur ketua DPRD

Bupati Pasuruan H.M.Rusdi Sutejo dalam pembacaan LKPJ nya menyampaikan bahwa ” Dalam tahun pertama kepemimpinannya , kami fokuskan pada peningkatan kualitas SDM dan daya saing daerah guna mendukung transformasi ekonomi yang inklusif,” tegas Mas Rusdi di hadapan pimpinan dan anggota dewan serta undangan yang hadir.

Terdapat empat prioritas utama yang dijabarkan dalam laporan tersebut, yakni peningkatan kualitas pelayanan dasar, penguatan ketahanan sosial ekonomi, daya saing berbasis potensi lokal, serta transformasi tata kelola pemerintahan berbasis elektronik.

Disamping itu Indek Pembangunan Manusia (IPM) mengalami kenaikan dari 72,36 menjadi 73,02 atau meningkat 0,66. IPM diukur dengan berdasarkan tiga unsur utama, yakni kesehatan ( tingkat harapan hidup) , pendidik ( tingkat lama mengenyam pendidikan), serta daya beli masyarakat dilihat dari menurunnya ketimpangan pendapatan dari 0,331 menjadi 0,309.

Keberhasilan kebijakan ini juga berdampak langsung pada penurunan angka kemiskinan di Kabupaten Pasuruan, dari 8,69% pada tahun 2024 menjadi 8,21% di akhir tahun 2025.

Adapun realisasi APBD Kabupaten Pasuruan tahun 2025 mencatat pendapatan daerah sebesar Rp 4,07 triliun, dengan komposisi Pendapatan Asli Daerah 29,26 persen, pendapatan transfer 70,74 persen, dan lain-lain pendapatan sah sebesar 0,01 persen

READ  Membangun Base Transceiver Station diWilayah Guna Mendukung Pemerataan Infrastruktur Telekomunikasi.

Sementara itu, belanja daerah terealisasi sebesar Rp 4,02 triliun, terdiri dari belanja operasi Rp 2,89 triliun, belanja modal Rp 486,7 miliar, belanja tidak terduga Rp 10,5 miliar, serta belanja transfer Rp 629,7 miliar. Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) tercatat sebesar Rp 250,5 miliar.

Bupati Pasuruan menegaskan sangat mengapresiasi  sinergitas dan kolaborasi antara legislatif dan pemerintah daerah,  yang membuahkan berbagai penghargaan nasional sepanjang tahun 2025. Mas Rusdi menegaskan bahwa penghargaan tersebut bukanlah tujuan akhir, melainkan motivasi untuk mewujudkan visi Pasuruan yang maju, sejahtera, dan berkeadilan..izz

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *