Salah Satu Gudang SMP Muhammadiyah Gempol Kabupaten Pasuruan Terbakar
Harianmerdekapost.com-Pasuruan —Si jago merah menghanguskan salah satu ruangan gedung SMP Muhammadiyah di Dusun Wonoayu, Desa Gempol, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, Minggu (01-11-2026)
Kapolsek Gempol, Kompol Giadi Nugraha, memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Kebakaran diduga dipicu adanya korsleting listrik, namun penyebab pastinya masih dalam penyelidikan lebih lanjut.
“Tidak ada korban jiwa. Tetapi kerugian ditaksir mencapai Rp20 juta,” ujar Giadi.
Peristiwa kebakaran pertama kali diketahui seorang pengendara sepeda motor yang melintas di depan sekolah , melihat ada kobaran api cukup besar di bagian tengah gedung bawah sekitar pukul 23:00
Saksi kemudian meminta bantuan warga sekitar untuk memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Ia juga menghubungi Polsek Gempol dan meminta bantuan petugas pemadam kebakaran.
Sekitar pukul 23.30 WIB, dua unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi. Satu unit berasal dari Pemkab Pasuruan dan satu unit lainnya dari Porong, Kabupaten Sidoarjo.
Perjuangan petugas pemadam kebakaran tidak sia sia , akhirnya api bisa kendalikan sekitar pukul 00.30 WIB.
Kepala sekolah SMP Muhammadiyah Gempol Ibu Jauhari Sukmawati,S.Pd saat dihubungi awak media melalui seluler nya menyampaikan,
“Gudang yang terbakar untuk menyimpan berbagai barang bekas, mulai dari tumpukan kertas, kardus, buku tidak terpakai, bangku, kursi, hingga unit CPU komputer yang sudah rusak”
“Kalau ditaksir ya sekitar kurang lebih sebesar 20 juta, pasti nya belum tahu, namun kerugian bangunan juga belum bisa ditaksir”
“Saya ucapkan terimakasih kepada seluruh pasukan pemadam kebakaran, kepolisian ataupun masyarakat yang membantu memadamkan api, sehingga api tidak menjalar ke ruangan lainnya”… tutur Jauhari Sukmawati.
Giadi menjelaskan, dugaan awal kebakaran mengarah pada korsleting listrik di area gudang yang berada di bagian tengah bawah gedung sekolah.
Giadi menambahkan kepada seluruh masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya yang berkaitan dengan instalasi listrik dan bangunan yang menyimpan banyak barang mudah terbakar.
“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu memperhatikan keamanan instalasi listrik, terlebih di bangunan yang menyimpan banyak barang mudah terbakar. Jika melihat tanda-tanda kebakaran, segera laporkan kepada petugas agar dapat ditangani secepatnya,” tutupnya…izz






