Puncak Acara Ruwah Desa Bulusari!! Gebyar Pagelaran Seni Tradisional Jawa Timur Wayang Kulit “Dalam Rangka Peringatan Hari Jadi Kabupaten Pasuruan Ke 1097”

Harianmerdekapost.com, Pasuruan – Sebagai puncak Ruwah Desa Bulusari kecamatan Gempol kabupaten Pasuruan, pada hari minggu tanggal ( 20-09-2026) Gebyar Pagelaran Seni Tradisional Wayang Kulit asli Jawa Timur Ki Dalang Hasan Yulianto dari Sidoarjo dengan lakon Sesaji Rojosuyo.

Pagelaran wayang kulit diselenggarakan di area depan Pendopo Suci samping kantor desa Bulusari kecamatan Gempol kabupaten Pasuruan dimulai jam 19.30 wib -selesai.
Gebyar Pagelaran Seni Tradisional Wayang Kulit tersebut dihadiri turut menyaksikan ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Bapak H Samsul Hidayat,S.Ag ,M.Pd.I , Owner PT Rizky Megatama Sentosa Bapak H.ROCHMAWAN , Kepala desa Bulusari beserta perangkat, Ketua BPD beserta anggota, hampir 700 orang warga desa Bulusari dan penggemar seni tradisional wayang kulit dari luar kecamatan Gempol.

Dalam sambutan singkat yang disampaikan oleh Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Bapak H.Samsul Hidayat,S.Ag ,M.Pd.I, beliau menyampaikan berterima kasih kepada pemerintah desa Bulusari dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya karena telah mampu bersinergi dengan lembaga pendidikan dan semua elemen masyarakat Bulusari hingga ragam giat ruwah desa walau biayanya tidak sedikit tapi dapat terselenggara dengan lancar dan sukses.
Tuturnya!!

Semua itu tidak lepas dari rasa kebersamaan, gotong royong dan kekompakan yang dilandasi pengejawantahan dari Hablum minan nhaasi yang telah terjalin dengan baik , dan untuk sisi merawat budaya lokal adalah tanggung jawab kita bersama terutama pemerintah daerah kabupaten Pasuruan.
Karena kesenian wayang kulit tidak saja berfungsi sebagai tontonan tapi juga tuntunan dalam menjalankan amanat kehidupan sesuai Surat Keputusan Ijin Hidup ( SKIH) dari Allah selaku Kholifatu fil ardhi .
Ungkapnya !!.

Kesenian tradisional wayang kulit yang merupakan salah satu budaya lokal kalau mau memahami secara utuh adalah sarana efektif yang telah didayagunakan oleh KI SUNAN KALIJAGA dalam menyiarkan Agama Islam di bumi Pulau Jawa hingga berkembang dengan pesat. Pungkasnya!!

READ  Viral Nasabah Meninggal, Sertifikat di Bank BTN Hampir 3 Tahun Tak Kunjung di Serahkan ke Ahli Waris

Kami berharap bahwa budaya lokal hendaknya dijadikan sebagai bagian dari pembangunan daerah karena dapat dijadikan sebagai identitas yang dapat diajarkan kepada generasi penerus agar bisa dilestarikan dengan berkesinambungan dan berkelanjutan , seperti contoh yang telah ditampilkan tadi seni tari Puspitarum tari penyambutan tamu yang ditampilkan oleh siswa siswi SDN Bulusari 1 yang sudah mempunyai HKI . Tambahnya !!.
Kemudian acara dilanjut dengan pagelaran wayang kulit Ki Dalang Hasan Yulianto dari Sidoarjo dengan lakon Sesaji Rojosuyo. ( Budhi H).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *