Warga Tiga Desa Pasang Patok dan Kibarkan Merah Putih di Lahan Sengketa PT Kali Jeruk Baru, Polisi Imbau Tetap Kondusif 

Harianmerdekapost. com. Lumajang, Jawatimur. Ketegangan sengketa lahan di kawasan perkebunan PT Kali Jeruk Baru, Kecamatan Randuagung, terus berlanjut namun tetap dalam kendali. Pada Minggu (20/9/2026), warga dari tiga desa kembali turun ke lokasi untuk memasang patok batas tanah sekaligus mengibarkan bendera Merah Putih di lahan yang dipersengketakan.

 

Warga yang berasal dari Desa Salak, Desa Kalipenggung, dan Desa Logong melanjutkan langkah pemasangan patok batas di area yang selama ini menjadi titik sengketa. Kibaran bendera Merah Putih kini makin banyak berdiri tegak di sepanjang kawasan tersebut, menjadi penanda tekad warga sekaligus bentuk kebersamaan yang damai.

 

Pantauan di lapangan menunjukkan seluruh aktivitas berlangsung tertib dan tenang, di bawah pengawasan ketat namun bersahabat dari jajaran Polsek Randuagung.

 

Kapolsek Randuagung, Iptu Edi Kuswanto, turun langsung ke tengah warga untuk menyampaikan imbauan menjaga keamanan bersama.

 

“Kondusivitas wilayah dan keamanan sangat kami junjung tinggi. Saya mohon perhatian Bapak, Ibu, Saudara sekalian: mari sama-sama jaga keamanan. Jangan terprovokasi, jangan terburu-buru mengambil tindakan yang mengarah ke anarkis, apalagi tindakan kriminal,” tegasnya di hadapan massa.

 

Ia juga mengajak warga bergerak secara teratur dan terorganisir:

 

“Percayakan kepada Pak Hasan selaku ketua kelompok. Silakan beraktivitas seperti biasa, setelah itu kembali ke rumah masing-masing. Jangan sampai antar saudara, antar tetangga, tercipta suasana yang tidak kondusif.

 

Hasan, ketua kelompok tani yang memimpin perjuangan warga, memastikan kepada awak media bahwa seluruh warga akan tetap mematuhi arahan aparat. Ia juga menyampaikan apresiasi atas pengawalan kepolisian yang dinilai profesional.

 

“Kami taati arahan, kami bergerak tertib. Terima kasih atas pendampingan aparat yang menjaga keamanan kami bersama,” ucapnya.

READ  Aksi Hijau di Pesisir Selatan, Polres Lumajang Tanam Ratusan Kelapa Peringati Hari Bumi dan HUT YKB ke-

 

Hingga berita ini diturunkan, sengketa batas lahan antara warga dan PT Kali Jeruk Baru belum menemukan jalan keluar. Warga berjanji akan terus memperjuangkan haknya melalui jalur damai dan teratur, sementara pihak berwenang terus memantau situasi guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *