UPTD Dinas Pendidikan Korwil Kecamatan Arosbaya Dan Kepsek Biarkan Keadaan Sekolah Yang Tidak Patut Di Contoh

Berita, Pendidikan855 Views

Harianmerdekapost.com, Bangkalan-Jatim ,- Sabtu, 23/03/2024, Adanya temuan dari Tim Media di UPTD Sekolah Dasar Negeri (SDN) Batonaong 2 yang berada di Desa Betonaong, Kecamatan Arosbaya, Kabupaten Bangkalan. Terkait dengan temuan tersebut sangat memprihatinkan dan harus adanya tindakan tegas dari dinas pendidikan Kabupaten Bangkan sekaligus Dispektorat untuk memanggil serta memberikan sanksi kepada pihak terkait dalam hal ini Korwil UPTD Dinas pendidikan wilayah Kecamatan Arosbaya dan kepala UPTD SDN Betonaong 2.

Dalam Investigasi lapangan Tim Media menemukan adanya kondisi UPTD SDN Betonaong 2 dalam keadaan kosong tidak satupun guru yang berada di tempat (sekolah), ditambah parahnya lagi kondisi dari pintu kelas serta pintu kantor terbuka lebar.

Tim investigasi mencoba bertanya kepada warga di sekitar sekolah, sumber yang dapat dari warga menyatakan, “Murid dan guru sudah pulang sejak jam 10.00 wib namun tidak ada yang bertanggung jawab untuk menutup pintu, Dengan kondisi seperti ini, kami khawatir akan adanya inventaris yang hilang, tegasnya kepada Tim Investigasi Media.

Tim Media mencoba mengkonfirmasi kepada Amiyasun selaku kepala Korwil UPTD Dinas Pendidikan Wilayah Kecamatan Arosbaya, Amiyasun menyampaikan, ” jika keadaan sekolah yang tidak tertutup tersebut sudah biasa dan merasa aman dengan kondisi tersebut, dalam klarifikasinya Amiyasun terkesan tidak peduli dengan keadaan UPTD SDN Betonaong 2, bahkan mengatakan tidak masalah jika menjadi rilisan berita oleh tim Media.Ujar, Amiyasun.

Setelah Tim Media berinisiatif menunggu sampai jam 01.00 wib, ( sekitar satu jam setengah) baru datang seorang perempuan (Maryam) yang mengaku sebagai penjaga sekolah yang menutup pintu sekolah, hal tersebut sangat miris karena dengan keberadaan tim Media baru datang untuk menutup pintu sekolah.

Kondisi ini menimbulkan pertanyaan terkait pengawasan Korwil di lingkungan sekolah, diharapkan pihak terkait segera mengambil langkah-langkah untuk mencegah dan tegas memberi sanksi agar tidak terulangnya kejadian serupa di masa mendatang.

Masyarakat berharap dengan anggaran yang begitu besar yang dikeluarkan untuk Dinas Pendidikan dari APBN Negara dapat berbanding lurus dengan kinerja para pegawai dalam melaksanakan TUPOKSI nya di lingkungan pendidikan itu sendiri.

BERSAMBUNG…….

(PD)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *