Rehab Rumah Dinas Kampus UPI Kabupaten Purwakarta Asal-asalan

Harianmerdekapost.com, Purwakarta, Jawa Barat – Tidak adanya papan anggaran yang terpasang di area proyek pembangunan menjadikan tanda tanya beberapa LSM dan Ormas yang ada di Purwakarta Kepada Pengawas proyek.

Aktivitas tersebut memancing kecurigaan para aktivis masyarakat yang peduli pembangunan plat merah, seperti yang di ucapkan ketua LSM Kompak Kecamatan Kota Deco.

 

“Pembangunan gedung rumah Dinas ini adalah siluman, seharusnya perusahaan yang telah mendapatkan tender pekerjaan tahu aturan, salah satunya adalah plang anggaran harus terpampang di depan proyek supaya masyarakat mengerti anggaran yang terpakai, kita sebagai masyarakat yang berlembaga sangat wajib mengawal projek- projek plat merah supaya sesuai dengan anggaran yang ada, jangan sampai anggaran besar tapi tidak sesuai dengan RAB nya. Terbukti dari pantaun kami dilapangan banyak bahan- bahan gedung tersebut tidak layak, seperti kayu yang terpasang adalah kayu bekas dan keropos dipasang lagi untuk penahan genting juga ada beberapa kusen jendela yang sangat mengkhawatirkan masih tetap di pasang, saya jamin kekuatan gedung ini paling lama 3 (tiga bulan) sudah ambruk”, celetuk ketua kompak yang nyentrik ini. Senin 27 /11 /2023 dilokasi pembangunan.

Terpisah disaat wartawan investigasi mewawancarai pengawas proyek tersebut mereka hanya menggelengkan kepala tidak tahu, Martin mengatakan” saya hanya mengawasi proyek dan kirim bahan saja, kantor kami ada di Bandung dan kami pemenang tender dan perusahaannya juga jelas PT EDUN jawabnya, santai dan merasa tidak ada yang salah.

Deco menambahkan, “Kami akan kirim surat ke institusi terkait yaitu Polres Dan Kodim untuk pemberitahuan audensi besar-besaran”. Imbuhnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *