Oknum Anggota DPRD Lumajang ” Nyinyiri “Doa Bersama untuk Palestina

Harianmerdekapost.com. Lumajang. Jatim – Kegiatan doa bersama dan penggalangan dana untuk Palestina yang di laksanakan pada Minggu, 18 Desember 2023. Penggagas acara Aliansi pendekar dan di hadiri Forkopimda serta jajarannya, mahasiswa, Siswa SMP dan SMA, pondok pesantren bahkan masyarakat umum Lumajang.

Beberapa jurnalis media massa meliput acara doa bersama dan donasi yang akan di berikan kepada BAZNAS Lumajang.

Oknum Anggota DPRD Kabupaten Lumajang Umi Kulsum, dari Fraksi PKB Kabupaten Lumajang memberikan komentar di salah satu Group Aplikasi WhatsApp ” Sadarkum Lumajang ” atas berita yang telah di tayangkan salah satu Media online yang menyebutkan dalam pemberitaan di hadiri oleh ribuan masyarakat Lumajang namun oknum anggota DPRD Lumajang Nyinyir atas berita tersebut yang mengatakan ” Mana ada puluhan ribu orang yang hadir. Meskipun di hitung semua dengan jemari Tangan dan  kaki loh ga ada”, 60 menit kemudian Penyataan tersebut langsung di hapus oleh oknum anggota Dewan akan tetapi dalam anggota group yang terdiri dari banyak elemen masyarakat ramai menanggapai pernyataannya dan banyak yang menyayangkan oknum anggota dewan nyinyir kegiatan kemanusiaan.

“Acara kayak gini kan baik kog masih di nyinyiri” komentar salah satu anggota group yang tidak lain Ketua Ormas Pemuda Pancasila Lumajang .Agus Setiawan.

“Seng sabar Mas,dimaklumi karena kegagalan Partai membentuk Kritikus yang SDM unggul”, komentar pengacara muda Indra Hosy, SH.MH.

“Itulah bukti nyata bahwa kualitas seseorang terlihat dari nyinyirannya. Tidak bisa berbuat hanya bisa mengetik negatif. Coba dia sudah berbuat apa untuk mereka yang ada di Palestine”, komentar salah satu Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat AMPEL ,Arsad Subekti.

Umi kulsum, oknum anggota DPRD Lumajang saat di konfirmasi Harianmerdekapost.com. terkait pernyataannya di salah satu group aplikasi WhatsApps mengatakan bahwa tidak tahu kalau pemberitaan tersebut ada di group dan niatnya bercanda dengan salah satu jurnalis . setelah komentar langsung tidur dan di lihatnya ramai di group dan di hapus.

“Saya minta maaf, saya tidak tahu kalau itu di group. Saya niatan bercanda dengan R (Initial). Habis balas saya tertidur, setelah bangun kog ramai di group langsung saya cabut komentar itu. Saya itu Salah kamar kog ke group Sadarkum gitu”, terangnya.

Ketua Panitia Doa Bersama Save Palestina, Achmad Fuad Afdlol, sangat menyayangkan komentar oknum Anggota DPRD di salah satu group WhatsApp.

“Kami sangat menyayangkan adanya komentar tersebut, sebab pelaksanaan ini murni untuk penggalangan donasi untuk rakyat Palestina, bukan untuk profit pribadi,” bebernya kepada wartawan ini.

Harapan Fuad, semoga ada itikat baik, biar pemahaman masyarakat atas komentar tersebut tidak berlarut demi kondisi Lumajang yang lebih baik. (AN).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 comment